Minibus Vs Truk di Tol Kertosono Nganjuk

UPDATE Kecelakaan Isuzu Panther Tabrak Pantat Truk di Tol Kertosono, 1 Orang Wafat Saat Dirawat

UPDATE Kecelakaan Isuzu Panther Tabrak Pantat Truk di Tol Kertosono, 1 Orang Wafat Saat Dirawat

UPDATE Kecelakaan Isuzu Panther Tabrak Pantat Truk di Tol Kertosono, 1 Orang Wafat Saat Dirawat
istimewa
Kondisi mobil yang terlibat kecelakaan sebelum dievakuasi petugas 

UPDATE Kecelakaan Isuzu Panther Tabrak Pantat Truk di Tol Kertosono, 1 Orang Wafat Saat Dirawat

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Satu di antara delapan korban tabrakan mobil Isuzu Panther dengan pantat truk bermuatan gelondongan kayu di Tol Kertosono-Nganjuk, KM 662.800/B, mengembuskan nafas terakhir .

Korban bernama Gunoto (63) warga Sidoarjo .

Menurut Kanit Laka Lantas Polres Nganjuk Ipda Sugino, korban sempat dirawat intensif di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum (RSU) Nganjuk, bersama sembilan korban lainnya.

Evakuasi Isuzu Panther yang Tabrak Kios & Motor, Kerahkan Satu Unit Mobil PMK, Butuh Waktu 15 Menit

KRONOLOGI Mobil Isuzu Panther Tabrak Kios Elpiji, Honda Revo dan Dua Gadis Surabaya, Sopir Mengantuk

Detik-Detik Dramatis 2 Wanita di Surabaya Tertabrak Mobil & Terpental 5 Meter, Lihat Endingnya

Luka yang dialami korban terbilang berat, yakni luka memar pada bagian kepala, dan luka lecet pada tangan.

Setelah mendapat penanganan medis intensif selama kurun waktu lima jam, korban akhirnya meninggal dunia.

"Ya korban Gunoto (63) jam 08.30 WIB pagi meninggal dunia," katanya saat dihubungi TribunJatim.com, Jumat (21/2/2020).

Insiden tabrakan itu terjadi sekitar pukul 01.00 WIB. Mobil berpenumpang tujuh orang yang dikemudikan Segit Setia Aji melaju dari arah Juanda Sidoarjo menuju Ponorogo.

Laju kecepatan mobil saat itu sekitar 120 Km/Jam di lajur lamban.

Setibanya di KM 662.800, mobil itu menghantam pantat truk bernopol AG-8327-UA yang dikemudikan Muhammad (47) warga Lumajang.

Truk bermuatan kayu gelondongan itu kebetulan melaju di lajur lambat dalam kecepatan 60 Km/Jam.

Berdasarkan analisisnya, ungkap Sugino, insiden itu disebabkan faktor manusia, bahwa si sopir mobil panther mengemudi dalam keadaan mengantuk.

"Pengemudi kendaraan kurang berhati-hati dan kurang menjaga jarak dan diperkirakan dalam kondisi mengantuk," pungkasnya.

Penulis : Luhur Pambudi

Editor : Sudarma Adi

Penulis: Luhur Pambudi
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved