Jatim Darurat Virus Corona, BI Perkirakan Ekonomi Jawa Timur Jangka Pendek Masih Tetap Terjaga

Di tengah pandemik virus Corona, Bank Indonesia Jawa Timur memperkirakan kinerja ekonomi Jawa Timur dalam jangka pendek ini masih tetap terjaga.

TRIBUNJATIM.COM/FIKRI FIRMANSYAH
Kepala Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Difi A. Johansyah. . 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pandemik virus Corona atau Covid-19 telah menyebar ke 160 negara, tidak hanya di kawasan Asia, tetapi juga ke Eropa dan Amerika Serikat.

Jumlah pasien positif terinfeksi Covid-19 terus bertambah, termasuk di Indonesia dan Jawa Timur.

Dampak dari wabah Covid-19 diperkirakan mempengaruhi kinerja ekonomi Nasional secara umum, dan khususnya Provinsi Jawa Timur.

Perbedaan Hantavirus dengan Virus Corona yang Sama-sama Berasal dari China, Bahaya Jika Terinfeksi

Fakta Masa Lalu Abash Pacar Lucinta Luna Bocor, Foto KTP & Saat Jadi Wanita, 4 Rahasia Lain Terkuak

Namun demikian, Bank Indonesia Jawa Timur (BI Jatim)  memperkirakan kinerja ekonomi Jawa Timur dalam jangka pendek ini masih tetap terjaga dengan tingkat Inflasi dalam kisaran target 2020 (3+1%).‬‬‬‬‬‬

Hal tersebut dikatakan langsung oleh Kepala BI Jatim, Difi A Johansyah.

"Disituasi wabah Corona ini, kami memperkirakan kinerja ekonomi Jawa Timur dalam jangka pendek ini masih tetap terjaga," kata Difi, Rabu (25/3/2020) saat dikonfirmasi di Surabaya.

Kepala Gudang Surabaya Ngaku Gelapkan Regulator Gas Buat Lahiran, Polisi Tak Percaya: Wong 10 Kali

Santunan Korban PHK saat Wabah Virus Corona, Dapat Rp1 Juta Per Bulan Per Orang selama 3 Bulan

Mencermati perkembangan tersebut pula, dikatakannya, BI Jatim berkomitmen untuk memastikan terjaganya stabilitas harga, stabilitas sistem keuangan daerah, terselenggaranya layanan sistem pembayaran yang aman, lancar, andal, dan efisien, serta memastikan ketersediaan uang Rupiah di masyarakat, dengan memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Daerah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Instansi terkait.

"Kami juga akan terus berkoordinasi dan bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan otoritas terkait dalam menempuh langkah-langkah kolektif untuk melakukan pemantauan, asesmen dan mitigasi implikasi penyebaran Covid-19 terhadap stabilitas ekonomi di Jawa Timur," ujarnya.

Tak hanya itu saja, dikatakan Difi, BI juga telah mempersiapkan Business Continuity Plan (BCP) untuk menjamin kelancaran sistem pembayaran agar tetap berfungsi apabila penyebaran wabah Covid-19 mengganggu aktivitas ekonomi dan sistem pembayaran.

Di Tengah Wabah Virus Corona, Arema FC Gelar Latihan Online untuk Bantu Jaga Kondisi Pemain

Imbas Wabah Corona, Pencatatan Meteran Listrik Pascabayar Pelanggan Ditangguhkan PLN

Bupati Blitar Ikut Patroli Pencegahan Covid-19, Wanti-wanti Warga Tidak Berkerumun: Demi Keselamatan

Penulis: Fikri Firmansyah

Editor: Heftys Suud

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved