Virus Corona di Lamongan

Dampak Covid-19, Ribuan Karyawan Asal Lamongan Dirumahkan

Kepala Disnaker Lamongan, Hamdani Azhari kepada wartawan mengatakan sebanyak 6.800 buruh dirumahkan oleh pihak perusahaan akibat pandemi virus Corona

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Yoni Iskandar
aquent.com.au
ILUSTRASI - Seorang karyawan yang terkena PHK. 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Sejak menyebarnya wabah virus Corona atau Covid-19 berdampak di semua sendi kehidupan, semua merasakannya.

Tak terkecuali, ada sebanyak 6.800 buruh mengalami nasib memilukan karena dirumahkan oleh perusahaan tempat mereka bekerja akibat pandemi Covid-19.

Kepala Disnaker Lamongan, Hamdani Azhari kepada wartawan mengatakan sebanyak 6.800 buruh dirumahkan oleh pihak perusahaan akibat pandemi virus Corona atau Covid-19.

"Itu hasil pendataan kami, ada begitu banyak karyawan yang telah dirumahkan," kata Hamdani, Rabu (8/4/2020).

Namun Hamdani memastikan, sesuai surat edaran dari Kementerian tenaga kerja RI, mereka yang dirumahkan akan mendapatkan bantuan.

"Setiap daerah itu harus melaporkan jumlah karyawan yang dirumahkan sampai Tanggal 6 April kemarin, dan Lamongan sudah klir, " ujarnya kepada Tribunjatim.com.

Pihaknya kini sudah berkoordinasi dengan perusahaan untuk mendapatkan data langsung agar datanya itu bisa lengkap. Dan yang diusulkan tercatat ada sebanyak 6.800 orang.

Dampak Covid-19 di Kota Blitar, 497 Pekerja Dirumahkan dan 15 Karyawan Kena PHK

Ribuan Pekerja Migran Indonesia Sudah Mudik ke Jatim Selama Wabah Corona

Ribuan Pekerja Migran Indonesia Sudah Mudik ke Jatim Selama Wabah Corona

"Kita tinggal menunggu Juklak dan Juknis, seperti apa kedepannya," kata Hamdani kepada Tribunjatim.com.

Hamdani, menambahkan bahwa pihaknya merespon cepat surat dari pemerintah pusat terkait pendataan mereka yang terkena PHK yang terdampak virus Corona atau Covid-19.

Disnaker mendapat tugas hanya diperintahkan untuk mendata karyawan perusahaan yang dirumahkan, sesuai dengan identitas KTP diserta nomor HP dan Email.

"Itu nantinya juga 5sebagai syarat juga nanti ada pelatihan," ungkapnya.(Hanif manshuri/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved