Cegah Sebaran Covid-19, PT KAI Daop 9 Jember Terapkan Penumpang Wajib Bermasker Naik KA Mulai Besok

Sebab mulai tanggal 12 April 2020, atau hari Minggu besok, PT KAI mulai menerapkan aturan wajib bermasker.

TRIBUNJATIM.COM/FIRMAN RACHMANUDIN
Imbas Corona & Penerapan PSBB di DKI Jakarta, sebanyak 16 KA dari Surabaya/Malang tujuan Jakarta telah berhenti beroperasi selama bulan April 2020 ini. 

TRIBUNJEMBER.COM, JEMBER - Bagi anda calon penumpang kereta api, jangan lupa menyediakan masker. Sebab mulai tanggal 12 April 2020, atau hari Minggu besok, PT KAI mulai menerapkan aturan wajib bermasker.

Termasuk di wilayah kerja PT KAI Daop 9 Jember. Bagi calon penumpang KA yang masuk melalui stasiun di Daop 9 Jember wajib memakai masker mulai Minggu (12/4/2020).

Pihak PT KAI Daop 9 Jember sebelumnya sudah melakukan sosialisasi aturan wajib bermasker ini.

Aturan Ketat Warga Mau Masuk ke Jember saat Pandemi Corona, Putar Balik atau Isolasi 14 Hari di JSG

Bupati Jember Tinggalkan Sidang Paripurna Sebelum Ditutup

Mahasiswa Sastra Universitas Jember ini Hatinya Berdebar-debar Saat Ujian Skripsi Daring

Menurut Manajer Humas PT KAI Daop 9 Jember Mahendro Trang Bawono, kebijakan itu sejalan dengan anjuran pemerintah yang mewajibkan masyarakat untuk memakai masker ketika keluar rumah termasuk ketika menggunakan transportasi umum, guna menekan penyebaran Covid-19.

Kewajiban penggunaan masker tersebut akan diterapkan mulai 12 April. Apabila didapati penumpang yang tidak menggunakan masker saat proses 'boarding' maka penumpang tersebut akan dilarang untuk naik KA.

“Penumpang yang ditolak tersebut akan kami kembalikan bea tiketnya 100 persen,” ujar Mahendro, Sabtu (11/4/2020).

Masker yang disarankan adalah jenis kain minimal dua lapis yang dapat dicuci. Penggunaan masker di lingkungan stasiun maupun di atas KA sendiri telah dilakukan oleh para petugas dari PT KAI.

“Mematuhi aturan ini agar efektif dalam menekan penyebaran Covid-19," imbuh Mahendro.

Lebih lanjut Mahendro mengatakan bahwa PT KAI Daop 9 Jember juga sudah melakukan langkah-langkah antisipatif dan preventif guna menekan penyebaran Covid-19, salah satunya dengan pembatasan kapasitas penumpang pada rangkaian KA.

“Mulai 2 April, semua KA baik itu KA jarak jauh, menengah, maupun lokal dibatasi secara sistem hanya mengangkut 50 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia,” tambah Mahendro.

Sebelumnya PT KAI Daop 9 Jember juga sudah membatalkan empat perjalanan KA akibat penurunan jumlah penumpang secara signifikan.

Namun demikian, Mahendro menegaskan meskipun terdapat pembatalan empat perjalanan KA serta pembatasan kapasitas penumpang, PT KAI Daop 9 Jember tetap memberikan pelayanan yang terbaik kepada penumpang yang membutuhkan transportasi KA dengan segala protokol pencegahan Covid-19 yang telah diterapkan.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved