Virus Corona di Jawa Timur

Tangani Dampak Sosial Wabah Corona, Gubernur Khofifah Anggarkan Rp 995,04 Miliar untuk Warga Jatim

Tangani dampak sosial ekonomi akibat pandemi Corona, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengalokasikan anggaran Rp 995,04 miliar.

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengalokasikan anggaran sebesar Rp 995,04 miliar untuk penanganan dampak sosial ekonomi akibat pandemi Corona (Covid-19) di Jawa Timur.

Anggaran tersebut sudah final dan disepakati bersama DPRD Provinsi Jawa Timur.

Gubernur Khofifah mengatakan, anggaran tersebut akan menjadi penguat ekonomi masyarakat Jatim khususnya yang terdampak Covid-19. 

Usai Buka Tabungan di Bank, Uang Rp 18 Juta Kakek Renta di Blitar Dikuras Hanya Tersisa Rp 40 Ribu

Curiga Cari Sedotan Bekas di Tempat Sampah, Pria Ini Digerebek Polisi Blitar, Fakta Dikuak di Meja

“Untuk anggaran penanganan Covid-19 di Jawa Timur kita sudah menghitung nilai totalnya sebesar Rp 2,384 triliun, ini sudah final,” kata Khofifah, di Gedung Negara Grahadi, Selasa (14/4/2020).

Khofifah mengatakan bahwa anggaran itu digunakan untuk empat item pembiayaan penanganan Covid-19

Empat item penanganan Covid-19 di Jawa Timur tepatnya adalah yang pertama untuk promotif dan preventif penyebaran Covid-19, kemudian untuk penanganan kuratif atau pengobatan mereka yang dalam perawatan Covid-19, ketiga adalah untuk social safety net atau jaring pengamanan sosial bagi yang terdampak Covid-19, dan terakhir adalah untuk kegiatan pemulihan ekonomi.

Pengetatan Instruksi Cegah Covid-19 untuk Warga Lamongan, Wajib Bermasker Hingga Physical Distancing

Ramalan Zodiak Besok Rabu, 15 April 2020: Emosi Leo Bertentangan, Aries Sibuk Perlu Beristirahat

“Kami sudah melakukan ploting anggaran. Dari total anggaran penanganan Covid-19 di Jatim itu kita ada alokasi untuk promotif preventif sebesar Rp 110,17 miliar. Kemudian untuk kuratif ada sebesar Rp 825,31 miliar, dan untuk program social safety net sebesar Rp 995,04 miliar,” urai Khofifah. 

Imbuhnya, ada lagi sebesar Rp 454,26 miliar untuk pemulihan ekonomi pasca bencana non alam Covid-19.

Lebih lanjut Khofifah mengatakan bahwa dalam penanganggaran ini merupakan hasil refocusing anggaran APBD Provinsi Jawa Timur dan juga relokasi anggaran sesuai dengan perintah dari Presiden RI Joko Widodo.

UPDATE CORONA di Madura Selasa 14 April, Ada Tambahan 2 Orang Positif, 4.042 Termasuk ODR Covid-19

Khusus terkait social safety net, Khofifah sempat menyampaikan bahwa Pemprov akan memberikan bantalan sosial bagi masyarakat terdampak Covid-19.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved