Virus Corona di Kota Batu
Kota Batu Belum Berencana Ajukan PSBB, Pemkot Pilih Berlakukan Physical Distancing
Sikap Pemkot Batu berbeda dengan Pemkot Malang yang dilaporkan sudah berencana mengusulkan PSBB untuk cegah penyebaran Covid-19.
Penulis: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Benni Indo
TRIBUNJATIM.COM, KOTA BATU – Pemerintah Kota Batu belum merencanakan mengusulkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
Sikap Pemkot Batu ini berbeda dengan Pemkot Malang yang dilaporkan sudah berencana mengusulkan PSBB.
Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Batu, M Chori, menerangkan ada beberapa hal yang perlu ditinjau jika ingin mengajukan PSBB.
Menurut M Chori, sejauh ini Pemkot Batu masih memilih untuk memberlakukan physical distancing daripada mengusulkan PSBB.
• Cerita Pasien Covid-19 di Kota Batu Sembuh, Awalnya Syok Telepon Kakak: Semua Penyakit Ada Obatnya
• Penghasilan Merosot akibat Pandemi Covid-19, Jukir di Kota Kediri Dapat Bantuan Paket Sembako
Salah satu syarat untuk mengajukan PSBB adalah adanya peningkatan kasus dan penyebaran virus Corona melalui transmisi lokal.
Sesuai Surat Edaran Gubernur Jawa Timur Nomor: 188/1316/013.1/2020 tentang Pengusulan PSBB di Daerah, apabila daerah mau mengajukan PSBB agar dikonsultasikan kepada gubernur dengan disertai data peningkatan jumlah kasus, penyebaran kasus menurut waktu, kejadian transmisi lokal, serta kesiapan daerah tentang aspek ketersediaan kebutuhan hidup dasar rakyat, sarana dan prasarana kesehatan, anggaran dan operasional jaring pengaman sosial dan aspek keamanan.
“Dengan mempertimbangkan persyaratan tersebut dan memperhatikan perkembangan kasus Covid-19 di Kota Batu, maka untuk sementara Pemerintah Kota Batu masih mengoptimalkan kebijakan social distancing dan physical distancing,” ujar M Chori, Kamis (16/4/2020).
Di Kota Batu, ada dua laporan kasus pasien positif Covid-19.
Satu pasien saat ini tengah menjalani perawatan, sementara satunya lagi telah dinyatakan negatif Covid-19 sejak pekan ini.
Penularan yang terjadi di Kota Batu akibat dari adanya tamu yang datang dari luar kota dan bagian dari klaster Asrama Haji Sukolilo Surabaya.
• 4.866 Keluarga Kota Batu Terima Rp 200 Ribu dari Dinsos, Bisa Dipakai di E-Warung hingga 20 April
Dibanding Kota Malang dan Kabupaten Malang, laporan kasus pasien positif di Kota Batu jauh lebih sedikit.
Di Kota Malang, hingga Rabu (15/4/2020), dilaporkan ada 8 kasus pasien positif Covid-19.
7 di antaranya sudah negatif, menyisakan satu pasien yang masih dalam perawatan.
Sementara Kabupaten Malang, di waktu yang sama, dilaporkan ada 13 pasien positif Covid-19.