Dua Pemuda di Kediri ini Digerebek Satpol PP Saat Pesta Miras

Ulah MA (27) dan So (25) keduanya warga Desa Puhrubuh, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri di bulan suci Ramadan ini sudah keterlaluan.

(Surya/Didik Mashudi)
Dua pelaku pesta miras yang diamankan Satpol PP Kota Kediri di timur Simpang Empat Muning, Sabtu (25/4/2020) malam. 

 TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Ulah MA (27) dan So (25) keduanya warga Desa Puhrubuh, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri di bulan suci Ramadan ini sudah keterlaluan.

Bukannya beribadah, malah melakukan pesta miras di warung angkringan timur Simpang Empat Muning, Kota Kediri, Sabtu (25/4/2020) malam.

Petugas Satpol PP Kota Kediri yang mendapatkan laporan warga segera bertindak dengan mengamankan keduanya berikut barang bukti dua botol miras oplosan ke Kantor Satpol PP.

Saat diamankan petugas, kedua pemuda ini sudah dalam kondisi setengah mabuk. Keduanya sudah menghabiskan miras oplosan satu botol isi satu setengah liter. Dua botol miras lainnya, baru sebagian yang dikonsumsi.

Puasa Ditengah Pandemi Covid-19, LKNU Surabaya : Jangan Takut Imun Turun

BREAKING NEWS - Bocah 10 Tahun Tenggelam di Sungai Brantas Jambangan Surabaya

Pasien Positif Corona di Banyuwangi Jadi Empat Orang

Baik MA dan So mengaku tidak mengetahui lokasi tempat membeli miras, karena miras yang dikonsumsinya dibelikan rekan-rekannya.

Kabid Trantibum Satpol PP Kota Kediri Nur Khamid saat dikonfirmasi menjelaskan, petugas mengamankan sisa dua botol miras sebagai barang buktinya.

"Kedua pelaku tidak tahu tempat membeli miras. Pengakuannya hanya berniat ngopi," jelasnya.

Setelah mendapatkan pembinaan dan membuat pernyataan tidak akan mengulangi lagi perbuatannya, MA dan So dilakukan serah terima kepada Ny Sri Umi dari pihak keluarganya.

Kepada pemilik warung angkringan yang dijadikan tempat pesta miras petugas juga memberikan sosialisasi Surat Edaran Wali Kota Kediri tentang Kewaspadaan penyebaran corona virus di Kota Kediri.

Di antaranya, pemilik warung tidak memberikan layanan makanan dan minuman di tempat untuk menghindari berkumpulnya banyak orang.

Pelayanan makanan dan minuman di lakukan dengan layanan take away atau dibungkus dan dibawa pulang.(dim/Tribunjatim.com)

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved