Virus Corona di Kota Batu

Sumber Penularan Kasus Positif Covid-19 Batu Masih Misteri, Pasien Tak Kemana-mana, Keluarga Negatif

Ada satu pasien terkonfirmasi positif virus Corona atau Covid-19 di Kota Batu yang belum diketahui sumber penularannya. Pasien tak kemana-mana.

TRIBUNJATIM.COM/BENNI INDO
Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Batu, M Chori, 2020. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, KOTA BATU - Ada satu pasien terkonfirmasi positif virus Corona atau Covid-19 di Kota Batu yang belum diketahui sumber penularannya.

Ia merupakan seorang perempuan berusia 75 tahun.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Batu, M Chori, mengatakan pasien asal Desa Bulukerto ini tidak memiliki riwayat perjalanan ke mana-mana karena kondisinya yang tua dan memiliki penyakit bawaan.

Tekan Potensi Penularan Virus Corona, Pemudik ke Kota Batu Bakal Jalani Rapid Test

Pemkab Tulungagung Kirim 500 Paket Sembako ke Warga Desa Jabalsari, Diutamakan untuk Kurang Mampu

Saat ini, tim kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Batu sedang melakukan pelacakaan untuk mengetahui siapa yang menjadi penghantar virus ke pasien tersebut.

Para keluarga terdekat pasien sudah dilakuan rapid test sebanyak dua kali dan hasilnya negatif semua.

“Yang dilakukan oleh Dinkes adalah melacak atau tracing. Ini yang sedang dicari, melacak lebih luas kepada siapa-siapa yang pernah kontak atau mungkin saudara dari luar kota yang datang menjenguk. Kami juga tidak tahu, terpaparnya kontak dengan anggota keluarga atau karena mungkin barang yang masuk, ini yang sedang dicari oleh tim kesehatan. Kami perlu tahu dari mana sumbernya karena pasien sudah tua dan tidak ke mana-mana,” terang M Chori, Minggu (26/4/2020).

Pasien tersebut sebelumnya berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) yang masuk ke Rumah Sakit Karsa Husada Batu dengan gejala pneumonia dan penyakit bawaan.

Masih Ada Penginapan Kota Batu yang Buka di Tengah Pandemi Virus Corona, Satpol PP Bertindak

Pulang dari Ponpes Al Fatah Temboro Magetan, Empat Santri Asal Madiun Positif Covid-19

Pada 19 April 2020 , pasien menjalani tes swab.

Pada 21 April 2020, saat hasil swab belum keluar, gejala klinis pada pasien hilang sehingga menjalani perawatan mandiri di rumah.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved