PSBB Surabaya
Penerapan PSBB Surabaya Tahap Kedua Bakal Lebih Diperketat, Warung yang Bandel Bakal Ditindak Tegas
Wali kota Risma mengatakan, penerapan pembatasan sosial berskala besar atau PSBB Surabaya tahap kedua bakal lebih diperketat.
Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Dwi Prastika
Lebih lanjut wali kota perempuan pertama di Surabaya itu tetap meminta warga dengan sadar diri untuk menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan.
Hal itu semata untuk memutus mata rantai persebaran virus Corona.
• Jelang Idul Fitri di Tengah Covid-19, BPJS Cabang Surabaya Galang Dana Bagikan Parsel Sembako
• UPDATE CORONA di Jawa Timur Minggu 10 Mei, Ada Tambahan 83 Kasus, Positif Covid-19 Tembus 1.491
"Jadi sebetulnya kalau kita sudah mengikuti protokol yang kita buat misalnya social distancing atau cuci tangan juga itu gak perlu khawatir sebetulnya," ungkapnya.
Untuk diketahui, sebelumnya, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memastikan pemberlakuan PSBB Surabaya Raya akan diperpanjang 14 hari lagi.
"Sama-sama kita menyetujui akan ada perpanjangan PSBB di wilayah Gresik, Surabaya dan Sidoarjo. Perpanjangan ini dimulai dari tangal 12 sampai 25 Mei, karena PSBB tahap satu berakhir 11 Mei," kata Khofifah Indar Parawansa seusai rakor di Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Sabtu (9/5/2020).
Editor: Dwi Prastika