Virus Corona di Tuban

Kasus Covid-19 dari Klaster Pasar Melonjak, Bupati Tuban akan Tutup Lapak Pedagang Tak Bermasker

Akibat lonjakan 20 kasus baru positif Covid-19 di Tuban, Bupati Fathul Huda menyatakan, pedagang yang tidak menggunakan masker akan ditutup lapaknya.

TRIBUNJATIM.COM/M SUDARSONO
Bupati Tuban, H Fathul Huda bersama jajaran Forkopimda saat konferensi pers di Mapolres, guna menindak lanjuti dua warga Tuban dinyatakan positif corona, Kamis (9/4/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Mochamad Sudarsono

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Pemerintah Kabupaten Tuban merespons tegas terkait penambahan 20 pasien positif virus Corona atau Covid-19 dari klaster pasar.

Lonjakan kasus tersebut membuat pemerintah setempat harus ekstra memberikan pengawasan, agar sebaran Covid-19 bisa terhenti.

Bahkan, Bupati Tuban, Fathul Huda, dalam konferensi pers menyatakan, pedagang yang tidak menggunakan masker akan ditutup lapaknya.

Upaya tersebut semata-mata dilakukan agar virus Corona bisa berakhir dan tidak semakin meluas menjangkit ke masyarakat.

"Pedagang yang tidak pakai masker suruh tutup lapaknya," kata Bupati Fathul Huda, Rabu (27/5/2020).

Perketat Jalur Pantura Tuban, Polisi Halau Kendaraan, Puluhan Diminta Putar Balik

UPDATE CORONA di Kabupaten Kediri Rabu 27 Mei 2020, Melonjak, Ada 16 Tambahan Kasus Positif

Mantan Ketua PCNU Tuban itu menyatakan, aturan tak pakai masker akan ditindak tidak hanya berlaku bagi pedagang, namun juga pada pembeli, yakni tidak usah dilayani.

Nantinya Pemkab Tuban juga akan mendirikan pos pantau di kawasan keramaian.

Hal itu dilakukan untuk memastikan jika aktivitas seperti di pasar maupun tempat pelelangan ikan (TPI) para pedagang dan pembeli memakai masker.

"Saya minta semua pakai masker, baik pedagang maupun pembeli. Jika pedagang tidak pakai masker maka agar ditutup lapaknya, begitupun dengan pembeli tidak usah dilayani," pungkas Fathul Huda sambil menengok Kapolres dan Dandim untuk membantu menerapkan aturan tersebut.

Hari Kedua Lebaran di Bojonegoro, Tambahan 6 Kasus Positif Covid-19, Kini Total Menjadi 46 Kasus

Dana THR Bagi ASN Tuban Cair Jelang Hari Raya, 83 Pejabat Tak Dapat, Berikut Rinciannya!

Sekadar diketahui per Selasa (26/5/2020), data kumulatif positif Covid-19 di Kabupaten Tuban sebanyak 40 orang dengan rincian, 34 masih dirawat berasal dari Kecamatan Tambakboyo 9, Tuban 5, Soko 5, Merakurak 3, Semanding 2, Plumpang 2, Jenu 2, Palang 2, Parengan, Senori, Kerek, dan Grabagan masing-masing 1 orang.

Untuk yang sembuh 4 orang yaitu dari Kecamatan Montong 2 orang, Jatirogo 1, dan Tuban 1.

Sedangkan yang meninggal saat berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) ada 2 orang, dari Semanding dan Parengan.

Sedangkan untuk PDP berjumlah 61 orang, tercatat 26 orang sembuh, 14 orang meninggal dunia, dan 21 masih dalam pengawasan.

Editor: Dwi Prastika

Gubernur Jatim Khofifah Respons Cepat Banjir Lamongan, Kirim 1.000 Paket Sembako untuk Korban

Persyaratan Pencairan Bantuan Sosial Tunai Rp 600 Ribu untuk Warga Terdampak Covid-19 di Tuban

Penulis: M Sudarsono
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved