Virus Corona di Blitar

Pemkab Blitar Pastikan Keluarga Aisyah Sudah Dapat Bantuan, Bupati Rijanto Bantu Rp 10 Juta

Pemkab Blitar merespons informasi yang beredar di media sosial terkait salah satu warganya bernama Aisyah yang dikabarkan belum menerima bansos

Surya/samsul hadi
Bupati Blitar, Rijanto memberikan bantuan saat mengunjungi rumah keluarga Aisyah di Desa Sragi, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Samsul Hadi

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Pemkab Blitar merespons informasi yang beredar di media sosial terkait salah satu warganya bernama Aisyah yang dikabarkan belum menerima bantuan sosial di masa pandemi virus Corona atau Covid-19.

Bahkan, untuk memastikan kabar itu, Bupati Blitar, Rijanto bersama Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Blitar langsung mendatangi rumah keluarga Aisyah di Desa Sragi, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar.

Bupati Rijanto mengatakan, dari hasil pengecekan, keluarga Aisyah sudah menerima bantuan sosial baik dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Menurutnya, keluarga Aisyah sudah masuk data penerima bantuan PKH, BPNT, KIS, dan KIP.

"Saya sudah mengunjungi keluarga Aisyah. Keluarga Aisyah juga sudah menerima bantuan sembako dampak Covid-19," kata Bupati Rijanto, Minggu (7/6/2020).

Saat berkunjung ke rumah keluarga Aisyah, Rijanto juga memberikan bantuan uang tunai dari kantong pribadinya sebesar Rp 10 juta. Bantuan uang tunai itu untuk merenovasi rumah keluarga Aisyah yang kondisinya kurang layak.

"Sebenarnya, keluarga ini juga masuk data penerima bantuan renovasi rumah yang diajukan pada 2019. Tapi realisasi bantuan renovasi rumah dilakukan tahun ini (2020)," ujar Rijanto.

Pantau Penyaluran BST Tahap 2, Bupati Blitar Rijanto Imbau Warga Tak Pakai Uang Untuk Beli Barang

NEWS VIDEO - 82 Motor Disita Polres Blitar Kota, Hasil Razia Balap Liar di Tengah Wabah Covid-19

Bandit Jalanan Gasak Motor Warga Tambaksari Surabaya yang Diparkir Depan Rumah

Kepala Dinsos Kabupaten Blitar, Romelan mengatakan sebenarnya soal program bantuan dari pemerintah untuk keluarga Aisyah sudah beres. Keluarga itu sudah menerima bantuan PKH, BPNT, KIS, dan KIP.

"Masalah bantuan untuk keluarga Aisyah sudah deal. Bupati juga merespons langsung datang ke rumah keluarga Aisyah. Bupati memberikan bantuan dari uang pribadi Rp 10 juga untuk renovasi rumah keluarga Aisyah. Dalam waktu dekat akan dilakukan renovasi," kata Romelan.

Lalu, kata Romelan, terkait ibu dan kakak Aisyah yang mengalami gangguan jiwa selama ini juga sudah ditangani. Dinsos bersama Dinkes dan Puskesmas sudah memberikan pengobatan secara rutin kepada ibu dan kakak Aisyah.

"Kami berharap, ke depan, saudara Aisyah bisa hidup layak seperti keluarga lainnya," ujarnya.

Dikatakannya, kalau keluarga mengizinkan, Dinsos berencana menyekolahkan Aisyah di UPT Dinsos Provinsi Jatim di Kediri. Di sekolah UPT Dinsos Provinsi Jatim di Kediri itu, Aisyah bisa tinggal di asrama.

"Nanti untuk ibu dan kakaknya akan kami pikirkan penangananya. Terpenting, Aisyah kami selamatkan, karena dia juga menginjak dewasa. Tetapi, kalau keluarga tidak mengizinkan, Pak Bupati dan Kepala Desa siap menyekolahkan Aisyah," ujarnya.

Sebelumnya, beredar cuitan di twitter dari akun @JavanoaA yang menyatakan kondisi keluarga Aisyah, warga Desa Sragi RT 03/01 Kecamatan Talun Kabupaten Blitar, Jumat (29/5/2020). Akun itu menceritakan soal Aisyah yang tinggal bersama nenek dan ibunya dengan kondisi ekonomi yang kurang mampu.

Akun tersebut menyatakan bahwa keluarga Aisyah tidak mendapatkan bantuan dari pemerintah sama sekali. Cuitan tersebut ditag ke akun Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo dan kemudian dimention ke akun @bpbdblitar.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved