Anggota DPRD Tulungagung yang Mengamuk di Pendopo Sudah Dimintai Keterangan Terkait Laporan Bupati

Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia mengaku sudah memeriksa SHM, anggota DPRD Tulungagung mengamuk di pendopo Tulungagung.

TRIBUNJATIM.COM/DAVID YOHANES
Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia, Selasa (23/6/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, David Yohanes

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - SHM, anggota DPRD Tulungagung mengamuk di pendopo Tulungagung, dilaporkan bupati Tulungagung, karena dinilai melakukan pengancaman.

Laporan ini buntut dari kejadian SHM dan rekannya, Yoyok yang mengamuk di pendopo kabupaten, 22 Mei 2020 malam.

Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia mengaku sudah memeriksa SHM pada Senin (21/6/2020) malam.

"Statusnya masih sebagai saksi," terang AKBP Eva Guna Pandia, Selasa (23/6/2020).

Sebelumnya, polisi sudah menetapkan Yoyok sebagai tersangka, dengan tudingan perusakan.

Nantinya Yoyok akan kembali diperiksa sebagai saksi, dalam perkara SHM.

Demikian saksi-saksi dalam perkara Yoyok akan diperiksa ulang untuk perkara SHM.

Pemilik Warkop di Tulungagung Tidak Dapat Kompensasi, Hanya Dapat Bantuan Sembako

Identitas Sopir Mobil yang Terbakar di Jalan Tulungagung-Blitar Terungkap, Bawa 500 Liter Bensin

"Dalam kasus pengancaman, YY (Yoyok) tidak terlibat. Dia hanya sebatas saksi," sambung AKBP Eva Guna Pandia.

Selain laporan dari bupati, polisi juga menerima laporan dari 34 tokoh agama dan masyarakat.

Halaman
123
Penulis: David Yohanes
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved