Lagi Ngopi di Warung, Pria Nganjuk Ini Kaget Ada Polisi Datang, Pasrah saat Ada Pil di Bungkus Rokok

Dua tersangka pengedar narkoba jaringan antar warung di Kabupaten Nganjuk dibekuk tim Rajawali 19 Satresnarkoba Polres Nganjuk.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Barang bukti pil koplo yang diamankan tim Rajawali 19 Satresnarkoba Polres Nganjuk dari tangan tersangka pengedar. 

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Dua tersangka pengedar pil koplo jaringan antar warung di Kabupaten Nganjuk dibekuk tim Rajawali 19 Satresnarkoba Polres Nganjuk.

Masing-masing tersangka M Imam Muslimin (36) seorang kuli serabutan warga Desa Begendeng Kecamatan Jatikalen Kabupaten Nganjuk, dan Agus (19) warga Desa Lambangkuning Kecamatan Kertosono Kabupaten Nganjuk.

Kasubag Humas Polres Nganjuk Iptu Rony Yunimantara menjelaskan, dari tangan kedua tersangka diamankan barang bukti 170 butir pil koplo jenis double L, handphone, dan sejumlah uang tunai diduga hasil penjualan pil koplo.

Di Kabupaten Nganjuk Positif Covid-19 Terus Bertambah, Sepekan 5 Anak Terkonfirmasi Positif Corona

Antisipasi Bahaya Kebakaran Hutan di Nganjuk, Polisi Bersama Perhutani Mulai Pasang Spanduk Imbauan

Sopir dan Kuli Bangunan di Nganjuk Nyambi Jadi Pengedar Sabu, Pasrah Digerebek Polisi, Ada Bukti

"Kedua tersangka beserta barang bukti saat ini diamankan di Mapolres Nganjuk untuk proses hukum lebih lanjut," kata Rony Yunimantara, Kamis (25/6/2020).

Dijelaskan Rony, penangkapan terhadap dua tersangka jaringan pengedar pil koplo antar warung tersebut setelah diterimanya informasi dari masyarakat.

Ini setelah masyarakat resah oleh aktifitas peredaran pil koplo di sejumlah warung yang dilakukan oleh tersangka. Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti tim Rajwali 19 Satresnarkoba Polres Nganjuk dengan melakukan penyelidikan.

"Hingga diketahui kegiatan pelaku pengedar pil koplo di salah satu warung di Desa Lambangkuning Kecamatan Kertosono," ucap Rony Yunimantara.

Tim Rajawali 19 Satresnarkoba, menurut Rony, langsung melakukan pengamanan terhadap seorang pembawa pil koplo sebanyak 95 butir milik tersangka Imam Muslimin.

Dan dari tersangka Imam Muslimin sendiri ditemukan barang bukti dua butir pil koplo dibungkus pembungkus rokok yang disimpan di saku celana depan sebelah kanan. Atas bukti tersebut, tersangka Imam Muslimin tidak dapat mengelak tuduhan sebagai pengedar dan langsung diamankan tim Rajawali 19 Satresnarkoba.

Dalam pemeriksaan, ungkap Rony, Imam Muslimin mengaku mendapatkan pil koplo dari Agus Hariyanto. Jajaran Satresnarkoba langsung melakukan pengamanan terhadap Agus Hariyanto di rumahnya di Desa Lambangkuning Kecamatan Kertosono.

Tersangka Agus Hariyanto tidak dapat mengelak dari tuduhan sebagai pengedar pil koplo ketika dilakukan penggeledahan dirumahnya ditemukan 75 butir pil koplo jenis double L, sejumlah uang tunai, dan handphone. Tersangka Agus Hariyanto langsung diamankan tim Rajawali 19 Satresnarkoba bersama barang bukti di Mapolres Nganjuk.

"Kedua tersangka pengedar pil koplo tersebut terancam dijerat UU Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara," tutur Rony Yunimantara.

Penulis: Achmad Amru Muiz
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved