Virus Corona di Jawa Timur

Kasus Covid-19 di Jawa Timur Melejit, PKS Jatim Minta Jangan Terjebak pada New Normal

DPW PKS Jawa Timur menyoroti tingginya angka kasus virus Corona (Covid-19) di Jawa Timur, hingga menjadi yang terbanyak secara nasional.

ISTIMEWA
Ketua Umum DPW PKS Jatim, Irwan Setiawan memimpin Rapim via daring (online) yang diikuti oleh seluruh Ketua DPD PKS dari 38 kabupaten/kota se Jawa Timur 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) Jawa Timur menyoroti tingginya angka kasus virus Corona ( Covid-19 ) di Jawa Timur, hingga menjadi yang terbanyak secara nasional.

Untuk membantu menekan angka penularan Covid-19 secara optimal, Ketua Umum PKS Jatim, Irwan Setiawan, meminta pengurus, kader dan masyarakat untuk meningkatkan kedisiplinan dalam menaati protokol kesehatan.

"Kita masih berada pada situasi pandemi. Jangan terjebak pada istilah normal atau new normal. Faktanya Jatim menjadi pusat pandemi saat ini. Maka melindungi diri, keluarga, dan masyarakat sekitar kita dari wabah ini menjadi penting," ujar Irwan Setiawan, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Unit Pembinaan dan Pengkaderan Anggota (UPPA) PKS se-Surabaya Raya, Minggu (28/6/2020).

Rakor yang dilakukan secara online tersebut diikuti ratusan Ketua UPPA dari Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik.

Dalam kesempatan itu, Irwan Setiawan meminta pengurus, kader PKS dan warga Jawa Timur untuk tidak membuat kerumunan atau keramaian yang tidak perlu dan sebisa mungkin beraktivitas di rumah dan hanya keluar untuk urusan yang penting saja.

Sudah Sodorkan Dua Nama Kandidat Wakil Wali Kota, PKS Surabaya Terima Apapun Pilihan Machfud Arifin

Forkopimda Jawa Timur Bagikan 2 Juta Masker ke Warga Surabaya Raya, Tekan Angka Penularan Covid-19

Irwan Setiawan menyampaikan, PKS merasa prihatin dengan kondisi pandemi virus Corona yang semakin parah di Jawa Timur, terutama di Surabaya dan sekitarnya.

"Rumah sakit sudah tak ada yang bisa menampung pasien Covid-19. Sementara penderita terus berdatangan. Belum lagi para tenaga medis pun berkurang karena ada yang terpapar. Kondisi pemakaman Keputih tempat korban Covid-19 juga hampir penuh," lanjut Irwan Setiawan.

Melihat kondisi di hilir yang sudah memprihatinkan, Irwan Setiawan menilai, saat ini masyarakat harus sadar betul pentingnya pencegahan penularan Covid-19.

Kepada pemerintah, PKS Jatim meminta agar terus berupaya menekan laju penyebaran Covid-19 sesuai protokol dan saran para ahli.

25 Orang Tak Bermasker Kena Razia Satpol PP Surabaya, Dikirim Langsung ke Liponsos, Kerja Sosial

Viral Video Satpol PP Sita KTP Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19, Bukan Terjadi di Kota Malang

Mulai melakukan tes secara masif baik rapid test maupun tes PCR, dan juga memberikan treatment khusus untuk Surabaya Raya yang menjadi episentrum Covid-19 Jawa Timur serta penegakan protokol pencegahan penanganan Covid-19 oleh pemerintah secara ketat.

"PKS Jatim mengapresiasi langkah pemprov melakukan intervensi dengan membentuk Tim Gabungan Forkopimda Jawa Timur dan Gugus Tugas Surabaya Raya. Kami berharap pemerintah terus meningkatkan tensi penanganan wabah ini. Sebab kurva pandemi masih terus naik," lanjutnya.

Namun begitu, Irwan Setiawan kembali mengingatkan, program-program dari pemerintah tersebut tidak akan optimal jika masyarakat tidak mendukung dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan.

Untuk itu, semua pihak harus terlibat sesuai dengan peran masing-masing untuk melewati pandemi Covid-19 ini.

Editor: Dwi Prastika

Jatim Siap Gelar Pilkada Serentak 2020, Mendagri Ajak Masyarakat Angkat Isu Penanganan Covid-19

Kecam Keras Aksi Pembakaran Bendera PDIP di Jakarta, Kader Banteng Lapor ke Polres Tuban

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved