Breaking News:

Virus Corona di Kota Batu

Kota Batu Zona Merah Covid-19, Kapolres Larang Warga Buat Acara Khitanan hingga Resepsi Pernikahan

Per 3 Juli Kota Batu masuk zona merah Covid-19. Kapolres Batu, AKBP Harviadhi Agung Prathama melarang acara khitan dan resepsi pernikahan.

ISTIMEWA/HUMAS KOTA BATU
Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama bersama Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat memberikan arahan dalam rapat koordinasi penanganan Covid-19 di Balaikota Among Tani. 

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Polres Batu melarang kegiatan yang mengundang keramaian atau kerumunan massa.

Hal itu ditegaskan oleh Kapolres Batu, AKBP Harviadhi Agung Prathama saat menghadiri Rapat Koordinasi Penanganan Covid-19 di Wilayah Kota Batu, di Graha Pancasila, Balaikota Among Tani, Minggu (5/7/2020).

Larangan keramaian yang dimaksud seperti pada acara khitanan, resepsi pernikahan, ulang tahun dan kegiatan sejenisnya.

Perubahan Sikap Aurel Dikuak Anang, Berani Ngelawan dan Buat Terdiam, Ashanty: Sakit Hati Pastinya

Sinopsis Yeh Teri Galiyan Episode 126 Senin, 6 Juli 2020, Drama India Tayang di ANTV

Larangan itu diberlakukan karena Kota Batu masuk dalam zona merah per 3 Juli. Artinya tingkat resiko penularan virus Corona ( Covid-19 ) di Kota Batu sangat tinggi.

"Sesuai instruksi Kapolda Jatim kami tidak akan memberikan izin untuk kegiatan keramaian seperti khitanan, resepsi pernikahan, ulang tahun dan kegiatan sejenisnya. Ini karena resiko penularan Covid-19 di Kota Batu masuk zona merah atau resiko tinggi," ujar Harvi.

Suatu daerah harus berstatus zona hijau terlebih dahulu baru bisa menggelar kegiatan banyak orang.

Warga Kota Batu Mau Urus SKCK saat Pandemi? Kini Pemohon Wajib Tunjukkan Surat Bebas Covid-19

Residivis Kumat Edarkan Sabu Lagi di Surabaya, Padahal Baru Sebulan Keluar Bui, Alasan Ketagihan

Itu pun juga harus menerapkan protokol kesehatan seperti penjarakan fisik dan mengenakan masker. Selain itu, juga harus ada evaluasi terdahulu dan mendapat izin dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan Polres Batu.

Dengan begitu, fase IV atau sampai tanggal 13 Juli yang semestinya bisa menyelenggarakan kegiatan dengan massa belum efektif untuk dilaksanakan hingga menunggu status Kota Batu menjadi zona hijau.

Harvi menegaskan bahwa seiring berjalannya waktu ternyata semakin banyak peningkatan jumlah yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Batu.

Hal itu sangat mengkhawatirkan sehingga menjadikan Kota Batu yang tadinya zona kuning berubah menjadi zona merah.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved