Breaking News:

Banyak Proyek Pembangunan di Gresik Yang Molor, DPRD Beri Catatan Merah, Ternyata Ini Penyebabnya

Banyaknya proyek yang molor pengerjaannya pada tahun 2019, membuat waktu pengerjaan proyek pada tahun 2020 ini dilonggarkan.

TRIBUNJATIM.COM/WILLY ABRAHAM
Sekretaris Komisi III DPRD Gresik, Abdullah Hamdi (kiri) Kepala DPUTR, Gunawan Setiaji (tengah) kontraktor (kanan) melihat pengerjaan proyek drainase di Jalan Panglima Sudirman, Senin (9/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Willy Abraham

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Banyaknya proyek yang molor pengerjaannya pada tahun 2019, membuat waktu pengerjaan proyek pada tahun 2020 ini dilonggarkan.

Seperti proyek jalan Raya Cerme-Metatu.

Jalan kabupaten itu tahun lalu dianggarkan Rp 12 miliar.

Pengerjaannya ternyata molor.

Pada tahun 2020 ini, ternyata Pemkab Gresik kembali menganggarkan Rp 12 miliar untuk melanjutkan proyek.

Tepatnya disisi timur Desa Kandangan.

Kesembuhan Pasien Covid-19 Jatim Tertinggi Nasional, Gubernur Khofifah Optimis Lalui Darurat Pandemi

479 Desa Wisata Disiapkan Buka, Pemprov Jatim Pastikan Standar Protokol Pencegahan Covid-19 Siap

Rencananya, jalan tersebut bakal diperbaiki hingga tembus ke jalan nasional.

Yakni simpang tiga Pasar Cerme.

Nah, ruas jalan di Desa Dungus itu pengerjaannya sama dengan tahun lalu.

Halaman
12
Penulis: Willy Abraham
Editor: Taufiqur Rohman
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved