Breaking News:

Virus Corona di Kota Batu

Soal Gaji ke-13, Wali Kota Batu Buka Kondisi Keuangan Sulit di Masa Pandemi: ASN Harus Prihatin

Ini jawaban Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat ditanya terkait gaji ke-13. Kondisi keuangan sulit gegara Covid-19: ASN utamanya harus prihatin.

Penulis: Benni Indo | Editor: Hefty Suud
SURYA/BENNI INDO
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko memberikan keterangan pers setelah mengikuti pertemuan dengan Gubernur Jatim dan para kepala daerah Malang Raya. 

TRIBUNJATIM.COM, BATU – Ditanya terkait gaji ke-13 Aparatur Sipil Negara (ASN), Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko minta harus memahami kondisi keuangan negara. 

Pasalnya, kondisi keuangan negara tengah sulit di tengah pandemi virus Corona, ( Covid-19 )

“Apakah masih bisa dan Insha Allah ASN sangat memahami itu. Gaji ke-13 itu kan istilahnya bonus, ketika negara sedang dalam kondisi memprihatinkan secara ekonomi, ya ASN lah utamanya yang harus prihatin,” ujar Dewanti.

Saat Hotman Goda Istri Jenderal TNI, KSAD Andika Geli, Hotman: Gua Gini Banyak Cewek Mau

UPDATE CORONA di Nganjuk Minggu 19 Juli, Total Kasus Positif Bertambah Jadi 146, Satu Meninggal

Dewanti menjelaskan, Pemerintah Kota Batu menunggu kebijakkan dari Kementerian Keuangan.

Ketika Kementerian Keuangan membolehkan dan ada acuan, maka Pemkot Batu akan menyesuaikan.

“Sekarang tergantung dari keuangan nasional. Alokasi gaji ke-13, saya tidak tahu besarannya,” tegas Dewanti.

Kota Batu melalui Badan Keuangan Daerah (BKD) belum mendapatkan petunjuk pelaksanaan dan teknis terkait gaji ke-13 untuk para (ASN).

Derita Istri di Cianjur Dijadikan Pabrik Uang Suami, Nestapa Berlanjut Saat Pelaku Minta Jatah

Cara & Tips Menyimpan Daging Kambing Agar Tidak Bau dan Awet sampai 9 Bulan, Simak Rahasianya!

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Batu, M Chori mengatakan hingga saat ini tidak ada pemberitahuan dari pemerintah pusat.

Diterangkan Chori, penyaluran gaji ke-13 untuk seluruh ASN bersumber dari APBD. Hanya saja untuk juklak dan juknisnya harus mengikuti aturan dari pemerintah pusat yang hingga kini belum terbit.

"Kami masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat untuk eksekusi pencairannya. Untuk menentukan besarannya pula," kata Chori.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved