Breaking News:

Polisi Kesulitan Identifikasi Jasad Bayi di Madiun yang Dibuang di Tumpukan Sampah, Sempat Terbakar

Satreskrim Polres Madiun Kota kesulitan mengidentifikasi jasad bayi di tumpukan sampah di lahan kosong di Jalan Terusan Margajaya, Kota Madiun.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM/HUMAS POLRES MADIUN KOTA
Polisi melakukan olah TKP dan memasang police line di tempat penemuan jasad bayi di Jalan Terusan Margajaya RT 14/RW 03, Kelurahan Kanigoro, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Minggu (26/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Rahadian Bagus

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Satreskrim Polres Madiun Kota kesulitan mengidentifikasi jasad bayi di tumpukan sampah di lahan kosong di Jalan Terusan Margajaya RT 14/RW 03, Kelurahan Kanigoro, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, Minggu (26/7/2020) kemarin.

Kasatreskrim Polres Madiun Kota, Iptu Fatah Meilani, mengatakan, saat ditemukan, kondisi jasad bayi sudah dalam kondisi rusak.

Selain itu, sebagian tubuh jasad bayi sempat terbakar bersama tumpukan sampah di lokasi penemuan.

"Sudah kami visum, tapi kami belum bisa mengidentifikasi, sebab sebagian tubuhnya rusak sudah nggak berwujud. Jenis kelaminnya juga belum diketahui," kata Iptu Fatah Meilani saat dikonfirmasi, Senin (27/7/2020) siang.

Ia menuturkan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan guna mengetahui siapa orangtua yang tega membuang bayi tersebut.

Polisi saat ini masih mengumpulkkan barang bukti dan meminta keterangan saksi.

Pandemi Covid-19, Alumni SMA 2 Madiun 2009 Galang Donasi Ponsel Bekas untuk Siswa Kurang Mampu

UPDATE CORONA di Ponorogo Senin 27 Juli, 8 Pasien Sembuh, 1 Santri Ponpes Gontor 2 Positif Covid-19

"Kami masih melakukan penyelidikan. Kemungkinan bayi ini sengaja dibuang di tempat sampah untuk menyamarkan baunya," kata Iptu Fatah Meilani.

Untuk diketahui, pada Minggu (26/7/2020) sekitar pukul 12.10 WIB, telah ditemukan jasad bayi di lahan kosong oleh warga lingkungan Kelurahan Kanigoro, Kecamatan Kartoharjo, Kota Madiun, yang sedang melakukan kerja bakti.

Pada saat membakar sampah dan ilalang, seorang warga melihat ada plastik kresek warna putih yang menggelembung.

Warga tersebut kemudian mencukil plastik kresek tersebut untuk diarahkan ke api.

Kegiatan Belajar Siswa Tahun Ajaran 2020-2021 di Kota Madiun Tetap Dilakukan secara Online

Pantai Kelapa Tuban Maksimal Tampung 6 Ribu Pengunjung, Adaptasi Kebiasaan Baru di Masa Pandemi

Namun, plastik kresek tersebut terbuka dan menimbulkan bau busuk menyengat.

Setelah diamati, ternyata di dalam plastik terdapat janin bayi.

Selanjutnya, warga memadamkan api di sekitar janin tersebut, dan melaporkan kejadian itu ke Polsek Kartoharjo.

Editor: Dwi Prastika

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved