Breaking News:

Jelang Berakhirnya Operasi Patuh Semeru 2020, Jumlah Pelanggaran Lalu Lintas Turun Drastis

Operasi patuh Semeru 2020 terasa berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

SURYA/FIRMAN RACHMANUDIN
Kombes Pol Budi Indra Dermawan dan AKBP Teddy Chandra bagikan masker ke pengguna jalan, Rabu (29/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Firman Rachmanudin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Operasi patuh Semeru 2020 terasa berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Operasi patuh yang semula ditujukan untuk memberikan efek maksimal bagi pelanggar lalu lintas, harus terpecah kosentrasinya dengan upaya menekan penyebaran Covid 19.

Meski sedikit berbeda, nyatanya kepolisian tetap berupaya optimal untuk menggelar Operasi Patuh Semeru 2020 dengan menurunkan upaya penindakan pelanggar dengan mengedepankan upaya preemtif dan preventif.

Di Surabaya, jumlah pelanggar turun drastis dari operasi tahun sebelumnya.

Cleo Optimistis Penjualan Naik 10 Persen di Tahun 2020, Meski Dihantam Pandemi Covid-19

Pemkab Jember Gunakan Besek sebagai Wadah Daging Kurban, Galakkan Gerakan Ramah Lingkungan

Jumlahnya hanya 6.926 kasus dengan prosentase penurunan sebesar 63% dibandingkan tahun lalu sebanyak 18.993 kasus.

Sementara jumlah teguran naik 3000 persen dari semula 269 teguran menjadi 9.340 teguran per hari ini.

Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Teddy Chandra menyebut, jika penurunan jumlah kasus itu bukan tanpa alasan, lantaran saat ini polisi menurunkan porsi penindakan dengan memberikan hanya 20% dari rencana kegiatan operasi patuh semeru 2020.

Sisanya adalah teguran preemtif dan preventif.

Meski Ada Tambahan Pegawai yang Positif Corona, Puskesmas Pogalan Trenggalek Akan Dibuka Senin (3/8)

Kabar Terbaru Saipul Jamil di Penjara, Jadi Rajin Salat & Aktif Ngaji, Kuasa Hukum: Dia Rindu Nyanyi

"Memang prosentase lebih banyak teguran. Karena di tengah pandemi ini, tidak bisa dihindarkan keadaan serba sulit. Tetapi untuk pelanggar yang berpotensi kecelakaan akan tetap kami tindak. Misal lawan arus, tidak pakai helm, kemudian ugal-ugalan dijalan. Akan kami tindak" beber Teddy, Sabtu (1/8/2020).

Teddy mengatakan, kegiatan teguran preemtif dan preventif itu dilakukan Polrestabes Surabaya berikut polsek jajaran dengan mengedepakan sikap humanis.

UPDATE CORONA di Dunia Sabtu 1 Agustus 2020, Total Kasus 17,7 Capai Juta, Indonesia Urutan 24

Diduga Akarnya Sudah Rapuh, Sebuah Pohon Perindang Jalan di Malang Tumbang dan Menimpa 3 Kendaraan

"Terutama kami bagikan masker bagi masyarakat yang tidak pakai masker. Kemudian kami ingatkan protokol kesehatan. Selain itu juga kalau kelihatan motor tidak standar itu kami berikan imbauan untuk kembalikan standarnya, yang pasti lebih humanis untuk tetap mengedepankan sosialisasi dan edukasi protokol kesehatan," tandasnya.

Angka tersebut masih mungkin bertambah hingga berakhirnya operasi Patuh Semeru 2020 di tanggal 5 Agustus 2020 nanti.

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Taufiqur Rohman
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved