Breaking News:

Virus Corona di Blitar

Pemkot Blitar Berencana Beri Bantuan Paket Data Internet ke Siswa yang Belajar Online dari Rumah

Pemkot Blitar berencana memberikan bantuan paket data internet kepada siswa SD dan SMP yang sedang menjalani kegiatan belajar secara online dari rumah

SURYA/SAMSUL HADI
ILUSTRASI - Sejumlah anggota OSIS SMPN 1 Kota Blitar membantu kegiatan MPLS secara online di sekolah, Senin (13/7/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Samsul Hadi

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Pemkot Blitar berencana memberikan bantuan paket data internet kepada siswa SD dan SMP yang sedang menjalani kegiatan belajar secara online dari rumah di masa pandemi virus Corona atau Covid-19.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Blitar, Priyo Suhartono mengatakan, saat ini masih membahas teknis dan besaran bantuan paket data internet yang akan diberikan ke siswa.

Hasil pembahasan sementara, bantuan paket data internet ke siswa diberikan tiap bulan.

Teknisnya, bantuan paket data internet langsung dikirim ke nomor ponsel siswa maupun wali murid.

"Bantuannya tidak berupa uang, tapi langsung paket data yang dikirim ke masing-masing nomor ponsel siswa maupun wali murid," kata Priyo Suhartono, Rabu (12/8/2020).

Dikatakannya, sumber anggaran untuk pengadaan bantuan paket data internet kepada siswa dari dana bantuan operasional sekolah (BOS) dan APBD.

Konsepnya, dari dana BOS selama dua bulan (Agustus-September) dan dari APBD selama tiga bulan (Oktober-Desember).

"Yang dari dana BOS ini kemungkinan besarannya tidak sama. Karena dana BOS di tiap sekolah berbeda. Pengelolaan dana BOS juga mutlak kewenangan sekolah. Kalau yang dari APBD kemungkinan besarannya sama," ujarnya.

Tak Perlu Mundur, Calon Petahana di Pilwali Blitar 2020 Hanya Diwajibkan Cuti saat Kampanye

Pemkot Blitar Buat Rumah Isolasi Pasien Covid-19 di Bekas Asrama Mahasiswa Poltekkes, Batal di Pustu

Untuk besaran bantuan paket data internet, kata Priyo Suhartono, masih belum ditentukan.

Tapi, dia memperkirakan besaran bantuan paket data internet maksimal Rp 50.000 per siswa.

"Untuk besarannya belum final, masih pembahasan. Perkiraan nilai bantuannya maksimal Rp 50.000 per siswa per bulan," katanya.

Seperti diketahui, para siswa SD dan SMP di Kota Blitar menerapkan pembelajaran secara online dari rumah sejak terjadi pandemi Covid-19.

Penerapan belajar secara online dari rumah ini sebagai salah satu upaya mencegah penyebaran Covid-19.

Editor: Dwi Prastika

Wali Kota Blitar Luncurkan Gerakan Memakai Masker, Putus Rantai Penyebaran Covid-19

Tingkatkan Kewaspadaan Jelang Pilwali Blitar 2020, Polisi Gelar Simulasi Sistem Pengamanan Kota

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved