Breaking News:

Polisi Madiun Sita 25 Ribu Butir Pil Double L dari 4 Tersangka, Salah Satunya Jaringan Lapas Jombang

Empat pengedar pil double L dibekuk anggota Satreskoba Polres Madiun dalam Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2020. Salah satunya jaringan Lapas Jombang.

TRIBUNJATIM.COM/RAHADIAN BAGUS
Kapolres Madiun, AKBP Eddwi Kurniyanto menjelaskan kronologi penangkapan empat tersangka kasus narkoba, di mana salah satunya merupakan jaringan Lapas Jombang, Selasa (8/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Rahadian Bagus

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Empat pengedar pil double L dibekuk anggota Satreskoba Polres Madiun dalam Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2020.

Dari empat pengedar ini, polisi menyita barang bukti sebanyak 25 ribu butir pil jenis double L.

Kapolres Madiun, AKBP Eddwi Kurniyanto merinci keempat pelaku adalah RRM (24), TSY (21), ERI (18) dan KWN (22).

Satu dari empat pengedar yang dibekuk merupakan jaringan Lapas Jombang.

"Total ada 4 tersangka pengedar double L. Satu adalah jaringan Lapas Jombang," kata AKBP Eddwi Kurniyanto, Selasa (8/9/2020).

AKBP Eddwi Kurniyanto menuturkan, pelaku yang terlibat dengan jaringan lapas berinisial KWN, warga Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun.

Bak Adegan Film, Mobil Penuh Ciu di Tulungagung yang Kabur Dihentikan Polisi dengan Tembakan

Jual Beli Pil Ekstasi, 2 Terdakwa Sindikat Jaringan Lapas Porong dan Madiun Dituntut 9 Tahun Penjara

KWN yang merupakan residivis kasus narkoba, ditangkap di rumah orangtuanya.

"Jadi jual beli dikendalikan dari dalam lapas, antara tersangka dan yang orang yang diduga mengendalikan, kenal di dalam lapas. Tersangka ini residivis," jelasnya.

AKBP Eddwi Kurniyanto menambahkan, Polres Madiun akan mendalami kasus yang dikendalikan dari dalam lapas ini. Sebab, tidak menutup kemungkinan ada keterlibatan jaringan dari lapas yang lain.

Halaman
12
Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved