Selama Pandemi Covid-19, Tim Pemburu Pelanggar Protokol Kesehatan di Jatim Terus Lakukan Pemantauan
Polda Jatim gencar melanjutkan operasi yustisi protokol kesehatan dan akan terus dilakukan secara kontinyu selama masa pandemi.
Penulis: Samsul Arifin | Editor: Pipin Tri Anjani
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Polda Jatim gencar melanjutkan operasi yustisi protokol kesehatan dan akan terus dilakukan secara kontinyu selama masa pandemi.
Dikatakan Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengimbau masyarakat untuk tetap menggunakan masker sebagai upaya memerangi penyebaran Covid-19.
Truno menambahkan Kapolda Jatim Irjen Pol M Fadil Imran dan seluruh pejabat utama juga senantiasa memantau operasi yustisi protokol kesehatan.
Hal ini dilakukan sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres), Nomor 6 Tahun 2020 dan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 54 Tahun 2020 tentang protokol kesehatan dalam mencegah dan mengendalikan Covid-19 di Jatim.
• Gisella Anastasia Ingin Rujuk, Roy Marten Wanti-wanti ke Gading Jangan Cari Artis Lagi: Ribet!
• Nikita Mirzani Ingin Tambah Anak Lagi dan Sosok Ayahnya Harus Bule: Enggak Masalah Kumpul Kebo
"Kita sudah gelorakan Jatim bermasker, sudah jutaan masker oleh Forkopimda Jatim diberikan kepada masyarakat, dan juga sudah sosialisasi, edukasi, mari kita sama-sama sadar, sama-sama berpartisipasi dan sama-sama memberikan dan mengingatkan, gotong royong, guyub," paparnya, Selasa, (22/9/2020).
Operasi yang digelar bersama TNI dan Satpol PP ini kerap menindak masyarakat yang tidak menggunakan masker hingga berkerumun dan tidak menjaga jarak.
Adapun untuk denda yang terkumpul, akan diserahkan ke pemerintah kabupaten atau kota masing-masing.
Untuk daerah sasaran yang perlu dilakukan operasi yustisi, Truno menyebut sesuai dengan data banyaknya pasien positif Covid-19 di daerah tersebut.
"Sasaran kita mengacu pada data, apabila disitu merupakan wilayah yang klusternya ada dan kemudian terkonfirmasi tinggi tentu kita lakukan intervensi dengan melakukan edukasi, preventif, dan juga penindakan," tandasnya.
Editor: Pipin Tri Anjani
• 27 Dokter di Jawa Timur Meninggal Akibat Terpapar Covid-19, Terbanyak Dokter Praktik Pribadi
• Pegawai BKPP Pemkab Mojokerto Positif Covid-19, Pelayanan Kepegawaian Terpaksa Dialihkan