Breaking News:

Pemkab Tulungagung Ingin Boyong Prasasti Ladawan, Akta Kelahiran Tulungagung ke Pendopo

Pemkab Tulungagung, Jawa Timur dalam proses penetapan prasasti lawadan menjadi cagar budaya.

istimewa
Tim Disbudpar Tulungagung dan Museum Wajakensis mendata Prasasti Lawadan, di kawasan pabrik PT IMIT. 

 TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Pemkab Tulungagung, Jawa Timur dalam proses penetapan prasasti lawadan menjadi cagar budaya.

Prasasti lawadan sebelumnya masih berstatus obyek diduga cagar budaya (ODCB).

Kasi Pelestarian Sejarah Purbakala, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Tulungagung, Winarto mengatakan, prasasti lawadan adalah akta kalahiran Kabupaten Tulungagung.

"Sebab sejarah penetapan hari lahir Kabupaten Tulungagung berdasar prasasti tersebut," terang Kasi pelestarian Sejarah Purbakala Disbudpar Tulungagung, Winarto Kepada TribunJatim.com.

Prasasti ini kini berada di dalam kawasan pabrik PT Industri Marmer Indonesia Tulungagung (IMIT) di Desa Besole, Kecamatan Besuki.

Baca juga: Ucapan Terakhir Pelaku Pembunuh Bocah & Pemerkosa Ibu di Aceh, Sehari Sebelum Tewas Mengeluh Begini

Baca juga: Konsinyasi Buntu, Warga Warugunung Gugat BPN dan Pemkot Surabaya

Baca juga: Nasib Pilu Siswi SMP di Bojonegoro Jadi Korban Asusila, Berawal dari Facebook, Simak Kronologinya

Yang jadi masalah, prasati ini tidak bisa diakses dengan bebas tanpa seizin PT IMIT.

Karena itu Pemkab Tulungagung berharap bisa memboyong prasati ini, agar bisa dilihat semua orang.

"Jadi memang harus seizin dari PT IMIT (untuk memboyong). Seandainya tidak bisa, mungkin dibuatkan replikanya," sambung Winarto Kepada TribunJatim.com.

Ada tiga lokasi yang dipilih untuk penempatan prasati lawadan, yaitu di pendopo kabupaten, Museum Wajakensis atau di tempat asalnya, Desa Wates Kroyo, Kecamatan Besuki.

Masih menurut Winarto, prasasti ini dulunya tergeletak begitu saja di Desa Wates Kroyo.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved