Breaking News:

Banjir Makin Meluas, Tiga Kecamatan di Kabupaten Gresik Terendam Banjir

Hari kedua, banjir yang melanda Kabupaten Gresik meluas. Sebanyak tiga kecamatan terendam banjir luapan sungai Kali Lamong.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Yoni Iskandar
Banjir Makin Meluas, Tiga Kecamatan di Kabupaten Gresik Terendam Banjir
TribunJatim.com/ Willy Abraham
Banjir di Kali Lamong Gresik

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Hari kedua, banjir yang melanda Kabupaten Gresik meluas. Sebanyak tiga kecamatan terendam banjir luapan sungai Kali Lamong.

Tiga Kecamatan itu adalah Balongpanggang, Benjeng dan Cerme. Camat Benjeng, Suryo Wibowo mengatakan ada enam desa yang terendam banjir hingga hari ini.

"Kondisinya alhamdulilah sekarang mulai surut," ucap Suryo kepada awak media, Senin (14/12/2020).

Di Kantor Kecamatan Benjeng sendiri, air masih menggenangi pendopo kecamatan di dekat pintu masuk. Begitu juga Koramil Benjeng. Ruas jalan raya dan pasar Benjeng masih terendam banjir.

Namun, ketinggian air sekitar 20 sentimeter. Kendaraan roda dua dan roda empat masih bisa melintas.

Banjir yang meluas ini juga merendam sejumlah desa di Kecamatan Cerme. Seperti Desa Dungus, Gurang Anyar dan lainnya menjadi lokasi banjir.

Akses Jalan Morowudi tidak luput tergenang air. Ketinggian air sekitar 30 sentimeter. Pengendara motor terpantau nekat melintas, meski air cukup tinggi.

Baca juga: Hotman Paris Sebut Gisel Lalai Tak Simpan Video Syurnya: Sudah Hapus 3 Tahun Lalu Tapi Nongol Lagi

Baca juga: LaNyalla Harap Proyek Strategis Nasional Bisa Serap Banyak Tenaga Kerja

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Wanita di Jember, Ternyata Suaminya Sendiri

"Tingginya selutut orang dewasa, sepeda motor nuntun," ucap Syahputra, warga Benjeng kepada TribunJatim.com.

Pemandangan pengendara roda dua mendorong sepeda motornya menjadi hal yang biasa.

Kapolsek Benjeng, AKP Lukman Hadi mengatakan banjir di Benjeng memang mulai surut. Terutama di ruas jalan raya Benjeng.

Tetapi di wilayah desa, rata-rata masih setinggi pinggang orang dewasa.

"Kami koordinasi dengan Kecamatan Cerme, menutup jalan di pasar Benjeng, kemudian di Metatu. Tetapi masih ada warga yang
melintas," pungkasnya kepada TribunJatim.com. (wil/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved