Breaking News:

Pilkada Surabaya

Program Prioritas, Eri Cahyadi Siapkan Jurus Bangkitkan UMKM Surabaya di Tengah Pandemi Covid-19

Calon Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi memastikan program pemberdayaan ekonomi menjadi prioritasnya setelah nanti resmi memimpin Kota Pahlawan

SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ
Calon Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi dan Calon Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji berkunjung ke Kedai Tang Kitchen, Surabaya (Jumat, 18/12/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Calon Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi memastikan program pemberdayaan ekonomi menjadi prioritasnya setelah nanti resmi memimpin Kota Pahlawan. Penopangnya, Eri akan mengandalkan sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Sekalipun demikian, Eri Cahyadi menyadari rencana ini menghadapi tantangan cukup berat. Mengingat, pandemi Covid-19 yang menghantam negeri sejak awal tahun juga mempengaruhi sektor UMKM.

"Kami selalu mendorong teman-teman UMKM harus bisa berkembang, terutama dalam masa pandemi seperti saat ini," kata Eri Cahyadi saat ditemui di sela kunjungan ke Kedai Tang Kitchen, Surabaya (Jumat, 18/12/2020).

Kedai Tang Kitchen dikembangkan oleh seorang pengusaha muda berusia 13 tahun bernama Jason Surya. Dalam kunjungannya bersama Calon Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, Eri juga menyempatkan mencicipi olahan andalan di kedai ini: dimsum, siomay, hingga bakpao.

Baca juga: MA-Mujiaman Bawa Hasil Pilkada Surabaya 2020 ke MK, Begini Sikap Eri-Armuji

Baca juga: Menang di Rekap KPU, Eri Cahyadi: Terimakasih Warga Surabaya, Mari Bekerjasama Bangun Kota Pahlawan!

Kehadiran Eri di kedai tersebut, juga menjadi representasi dukungan pemerintah kota ke depan kepada UMKM. Khususnya, bagi para pengusaha muda.

"Kami akan membantu. Terutama, bagaimana bentuk pemasaran atau marketing-nya sehingga produk UMKM di Surabaya dapat terserap di pasar," kata Eri.

Ia lantas mencontohkan strategi Tang Kitchen dalam mengembangkan usaha. Sekalipun baru didirikan tahun ini, Tang Kitchen dalam sekejap telah memiliki dua gerai.

"Ini menunjukkan UMKM selalu bisa berkembang. Sehingga, kami akan memetakan produk di tiap UMKM sehingga bersinergi dengan pemerintah," katanya.

Pemerintah Kota Surabaya siap hadir dalam mengembangkan UMKM. Bukan hanya dalam proses produksi, juga pada saat pemasaran.

"Kami siap memasarkan.  Sehingga UMKM bukan hanya membuat, tapi produknya juga harus bisa dipasarkan. Memasarkan produk UMKM Surabaya tentu menjadi salah satu tugas pemerintah Kota Surabaya," tegasnya.

Baca juga: Machfud Arifin Gugat Hasil Pilkada Surabaya 2020 ke MK, PSI: Perbuatan Sia-sia

Saat kampanye, Eri menjelaskan bahwa UMKM juga bakal jadi fokus untuk pemulihan ekonomi. "Kami ada program 30.000 UMKM naik kelas per tahun," kata Eri.

Pihaknya telah merancang indikator UMKM naik kelas dengan didukung pelatihan dan pendampingan. "Kami akan membawa UMKM bangkit dari pandemi juga melalui akses modal bersubsidi, fasilitasi pemasaran, branding, dan sebagainya,” ujar Eri.

Terutama dalam mencari pasar. "Termasuk riset pasarnya kami fasilitasi, sehingga UMKM tahu harus produksi barang apa yang bisa mudah diterima konsumen,” jelasnya.

Dari sisi pemasaran, sambung Eri, pendampingan akan dilakukan dalam beberapa strategi, seperti pemasaran digital berbasis media sosial.  "Setiap UMKM di Surabaya harus memahami algoritma media sosial bekerja, sehingga bisnisnya terpromosikan dengan baik. Kami akan dampingi, termasuk kerja sama dengan marketplace nasional,” ujarnya. (SURYA/Bobby Koloway)

Editor: Pipin Tri Anjani

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved