Breaking News:

Pada Guru Trenggalek, Mas Ipin Titip Pembelajaran Soal Persatuan: Potensi Perpecahan Harus Dicegah

Kepada para guru di Trenggalek, Mas Ipin titip pembelajaran wawasan persatuan, sebut potensi perpecahan harus dicegah.

TRIBUNJATIM.COM/AFLAHUL ABIDIN
Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin saat menghadiri Konferensi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Trenggalek, Selasa (29/12/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aflahul Abidin

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin menitipkan kepada para guru untuk memberikan pendidikan wawasan persatuan kepada para peserta didik.

Ia berharap nilai-nilai saling menghargai dan toleransi bisa dimunculkan dalam setiap pembelajaran. Baik pembelajaran dalam jaringan (daring) maupun luar jaringan (luring).

“Potensi konflik sosial dan perpecahan harus bisa dicegah sejak dini dengan mengajarkan nilai-nilai persatuan bangsa bagi peserta didik,” kata Mochamad Nur Arifin, saat menghadiri Konferensi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Trenggalek, Selasa (29/12/2020).

Pria yang akrab disapa Mas Ipin itu mengaku memahami kendala-kendala baru yang dihadapi para guru saat mengajar di masa pandemi Covid-19 (virus Corona).

Maka dari itu, pihaknya menjalankan strategi berupa kebijakan-kebijakan agar pembelajaran tetap bisa berlangsung dan peserta didik tetap memperoleh pendidikan.

Baca juga: Polres Trenggalek Musnahkan Ribuan Liter Miras dan Pil Dobel L di Penghujung Tahun

Baca juga: Ditinggal Neneknya ke Pasar, Wanita Ponorogo Melahirkan di Kamar Mandi, Bayi Dibuang di Kandang Ayam

Satu di antara wujudnya adalah dengan metode pembelajaran bersistem bauran. Ketika masih berada di zona kuning, pemkab telah menerapkan pembelajaran itu di beberapa sekolah.

“Upaya ini dilakukan dengan beberapa penyesuaian metode ajar agar siswa didik tetap memperoleh ilmu tanpa risiko tertular Covid-19. Saya rasa ini penting untuk terus kita pertajam, karena sepertinya pandemi belum usai dalam satu tahun ke depan,” tutur Mas Ipin.

Dalam konferensi itu, Mas Ipin juga berharap agar para guru bisa menjalankan slogan yang dibawa, yakni menjunjung tinggi solidaritas guru.

Baca juga: Pemkab Berlakukan Aturan Baru Jelang Akhir Tahun 2020, Tempat Wisata di Trenggalek Sepi Pengunjung

Baca juga: Kunjungi Ponorogo, Mensos Risma Bawa Oleh-oleh Khas Dolly Surabaya, Beri Wejangan Manfaatkan Potensi

Baca juga: Kasus Kriminal dan Narkoba di Polres Blitar Kota Meningkat di Masa Pandemi Covid-19

“Saya berpesan agar nilai solidaritas itu bisa termanifestasikan dalam setiap sendi kehidupan sehari-hari tenaga pendidik di PGRI. Saya juga berharap bapak-ibu bisa bekerja dengan baik, mencerdaskan kehidupan bangsa,” ungkap dia.

Guru, kata Mas Ipin, adalah profesi mulia. Mereka bisa mengangkat derajat manusia melalui ilmu dan pendidikan.

“Dengan hal itu, saya juga berharap agar para guru terus bersemangat dan termotivasi untuk mendidik putra-putri menjadi generasi unggul dan terdepan. Saya titip putra-putri kami semua,” pungkasnya.

Editor: Dwi Prastika

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved