Breaking News:

Virus Corona

Deretan Vaksin Covid-19 yang Sudah Tiba di Indonesia, Ada Apa Saja? Cek Rincian Jumlah Dosisnya

Berikut daftar vaksin Covid-19 yang tiba di Indonesia. Apa saja? Simak juga rincian dosis yang dipesan.

Editor: Arie Noer Rachmawati
Intisari
Ilustrasi pemberian vaksin bagi masyarakat dalam negara yang terinfeksi Covid-19 

"Sampai sekarang ada 5 jalur pengadaan vaksin yang sudah kita tempuh, 4 di antaranya sifatnya bilateral, 1 sifatnya multilateral," kata Budi dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, (29/12/2020).

Dalam pengadaan jalur bilateral, pemerintah menandatangani kontrak pengadaan 125 juta vaksin dengan perusahaan asal China, Sinovac.

Lalu kerjasama pengadaan 100 juta dosis vaksin dengan Perusahaan Bioteknologi asala AS, Novovax.

Baca juga: Jadwal Vaksinasi Covid-19 di Indonesia, Jokowi Orang Pertama Disuntik, Masyarakat Tetap Disiplin 3M

Selain itu pemerintah juga akan menandatangani kerjasama dengan perusahaan farmasi yang berkantor pusat di Inggris, AstraZeneca untuk pengadaan 100 juta dosis vaksin, dan perusahaan farmasi asal Amerika Serikat Pfizer biontech untuk pengadaan 100 juta dosis vaksin.

"50 juta dosis vaksin (pfizer) sudah firm, sisanya opsi, Kami harap finalisasi dengan astrazeneca dan pfizer akan dilakukan dalam waktu dekat ini," kata dia.

Sementara itu menurut Budi, untuk jalur multilateral Indonesia sudah bekerjasama dengan Global Alliance for Vaccine and Immunization (GAVI), lembaga bagian dari WHO.

Indonesia akan mendapatkan vaksin gratis melalui kerjasama tersebut.

Hanya saja menurut Budi, jumlahnya dosis yang akan diterima belum pasti.

Ilustrasi pemberian vaksin bagi masyarakat dalam negara yang terinfeksi Covid-19
Ilustrasi pemberian vaksin bagi masyarakat dalam negara yang terinfeksi Covid-19 (Intisari)

"Angkanya masih bergerak berapa dosis yang bisa diberikan ke Indonesia. Tapi range nya antara 3 persen dari populasi atau 16 juta dosis, sampai 20 persen dari populasi atau sekitar 100 juta dosis," kata Budi.

Lebih jauh Budi menjelaskan bahwa belum pastinya jumlah dosis vaksin yang diterima dari GAVI, melatarbelakangi pemerintah membuat kerjasama pengadaan yang sifatnya opsi dengan sejumlah perusahaan farmasi.

Halaman
123
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved