Breaking News:

Penanganan Covid

Jatah Berlebih, RSUD Dr Harjono Ponorogo Pastikan Semua Karyawan Dapat Vaksin Covid-19 Sinovac

Dapat jatah berlebih, RSUD Dr Harjono Ponorogo memastikan semua karyawan mendapatkan vaksin Covid-19 Sinovac.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Seorang dokter di RSUD Dr Harjono mengikuti vaksinasi Covid-19, Januari 2021. 

Reporter: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - RSUD Dr Harjono Ponorogo mendapatkan tambahan kuota vaksin Covid-19 Sinovac untuk tenaga medis dan paramedis sebanyak 653 vial.

Wakil Direktur Medik RSUD Dr Harjono Ponorogo, Enggar Triadji menjelaskan, awalnya pada tanggal 27 Januari 2021, RSUD Dr Harjono mendapatkan 500 vial vaksin Covid-19 Sinovac.

Lalu pada tanggal 30 Januari 2021 mendapatkan tambahan lagi vaksin Covid-19 Sinovac sebanyak 653 vial, sehingga total RSUD Dr Harjono mendapatkan vaksin sebanyak 1153 vial.

Karena jumlah vaksinnya bertambah, sasaran vaksinasi juga bertambah.

"Awalnya 635 karyawan yang terdaftar, lalu ada tambahan lagi 301 karyawan menjadi 936 karyawan," kata Enggar Triadji, Minggu (31/1/2021).

Baca juga: Banyak Acara Resepsi Dibatalkan, Pendapatan Gedung Sasana Praja Ponorogo Turun Lebih dari 50 Persen

Baca juga: Pejabat Sidoarjo Tertibkan Kerumunan di Gading Fajar dan Taman Pinang, PKL Dilarang Jualan Sementara

"Bukan hanya dokter dan perawat, semua karyawan mulai dari satpam, cleaning service, hingga administrasi, semua mendapatkan vaksin," lanjutnya.

Enggar Triadji menjelaskan, jumlah vaksin yang diberikan kepada RSUD Dr Harjono Ponorogo memang melebihi jumlah sasaran.

"Sisanya akan kita kembalikan ke Dinas Kesehatan, karena vaksin ini masih bisa disimpan," ucap Enggar Triadji.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan vaksinasi kepada karyawan menjadi molor jadi jadwal semula.

Baca juga: Pemerintah Mentaskan Krisis Air Bersih di Lumajang Utara, 4 Desa Ini Sudah Dialiri Pamsimas

Baca juga: Bocah SD di Madiun Curi 3 Motor di Halaman Masjid, Modus Pura-pura Mau Salat, Ketahuan Saat Beraksi

"Awalnya hari ini ditargetkan selesai, tapi karena sasarannya bertambah kita targetkan besok selesai," jelas Enggar Triadji.

Hingga hari ini, jumlah karyawan yang sudah melakukan vaksinasi adalah sebanyak 620 karyawan.

"Yang pending 50 karyawan masalahnya ada riwayat hipertensi atau tekanan darah tinggi, lalu menyusui dan sedang hamil," ujarnya.

"Kalau yang hipertensi bisa mendapatkan perawatan, lalu ketika tekanan darahnya sudah stabil besok bisa ikut vaksinasi," pungkasnya.

Baca juga: Program Asimilasi di Bondowoso Tetap Bergulir pada 2021, Tak Diberikan kepada Narapidana Korupsi

Baca juga: Antisipasi Erupsi Gunung Raung, Polres Bondowoso Tentukan Jalur dan Tempat Evakuasi

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved