Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

Februari Ini Bulan Plasma Konvalesen di Surabaya, Puluhan ASN Pemkot Mulai Lakukan Donor Plasma

Februari jadi Bulan Plasma Konvalesen di Surabaya. Puluhan ASN dan Non-ASN Pemkot penyintas Covid-19 sudah melakukan donor di PMI.

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM/YUSRON NAUFAL PUTRA
Jajaran Pemkot mulai melakukan donor plasma konvalesen di PMI Surabaya, Senin (15/2/2021).  

Reporter : Yusron Naufal Putra | Editor: Heftys Suud

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Puluhan abdi negara dari jajaran Pemkot Surabaya mulai melakukan donor plasma konvalesen

40 orang penyintas virus Corona ( Covid-19 ) yang lolos skrining, baik ASN dan non ASN Pemkot dijadwalkan donor plasma. 

Jumlah tersebut didapat dari hasil skrining massal yang dilakukan di Gedung Wanita Kalibokor yang diikuti 200 orang beberapa waktu lalu. 

Baca juga: Angin Segar Dunia Pariwisata Kombinasikan Kunjungan Secara Hybrid dan Langsung

Baca juga: Tanggal Pelantikan Sugiri-Lisdyarita Belum Ditentukan, Pemkab Ponorogo Tetap Siapkan 17 Februari

"Teman-teman ASN dan Non-ASN Pemkot sudah ada yang mendonorkan plasmanya," kata Kabid Pelayanan dan Humas PMI Surabaya Martono Adi Triyoga, Senin (15/2/2021). 

Di Februari ini, memang menjadi Bulan Plasma Konvalesen di Surabaya.

Jajaran forkopimda yang menggagas gerakan tersebut. Gerakan itu pertama dimulai dari jajaran Pemkot Surabaya. 

Baca juga: Camat Duduksampeyan Ditahan Atas Dugaan Korupsi Rp 1,41 Miliar, Plt Bupati Gresik: Diproses Saja

Baca juga: Bos Liek Motor Ditahan Polrestabes Surabaya, Usai Dilaporkan Adik Kandung Terkait Kasus Penganiayaan

Menurut Martono, sejauh ini antusiasme warga Surabaya sangat tinggi.

Hingga saat ini, warga yang sudah mendonorkan plasma konvalesen sudah sekitar 1.500 orang penyintas Covid-19. Setiap orang, bisa mendonorkan sebanyak dua kali. 

"Ada pula penyintas yang sudah mendonorkan plasmanya sampai 10 kali," ungkapnya. 

Martono menjelaskan, sejauh ini, PMI Surabaya sudah menyalurkan sekitar 5.200 kantong plasma konvalesen. 

Penyaluran itu tidak hanya di Surabaya, namun juga ke luar Surabaya, termasuk ada yang dikirim ke Papua, Sulawesi dan berbagai daerah lainnya di Indonesia.

"Penyalurannya 50 persen di Surabaya dan 50 persen lagi ke luar Surabaya. Namun karena yang mendonorkan ini adalah warga Surabaya, tetap yang didahulukan adalah warga Surabaya, setelah itu baru dikirim ke luar Surabaya, ke berbagai daerah di Indonesia," terangnya. 

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved