Breaking News:

Tanah Longsor di Nganjuk

Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya Tinjau Longsor di Nganjuk, Pencarian Korban Masih Dilakukan

Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya meninjau lokasi tanah longsor di Nganjuk, hingga saat ini pencarian korban hilang masih dilakukan.

TRIBUNJATIM.COM/ACHMAD AMRU MUIZ
Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta bersama Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto didampingi Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidhayat meninjau lokasi bencana tanah longsor di Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Rabu (17/2/2021). 

Reporter: Achmad Amru Muiz | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta bersama Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto meninjau lokasi bencana tanah longsor di Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Rabu (17/2/2021).

Selain itu, Irjen Pol Nico Afinta bersama Pangdam V Brawijaya juga mengunjungi lokasi pengungsi serta Posko Tanggap Darurat Tanah Longsor di Kantor Kecamatan Ngetos.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta menjelaskan, saat ini setidaknya ada sekitar 400 personel gabungan Polri, TNI, Tagana, Basarnas, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan relawan serta lainya yang mencari warga hilang akibat tanah longsor.

Selain itu, sejumlah alat berat juga dikerahkan, dibantu anjing pelacak di titik tertentu dalam pencarian korban hilang tertimbun tanah longsor.

"Kegiatan pencarian telah kami instruksikan untuk dilakukan terus oleh tim gabungan terhadap enam warga yang belum ditemukan sampai hari ini," kata Irjen Pol Nico Afinta.

Baca juga: Pencarian Korban Tanah Longsor di Nganjuk Hari Ketiga Terhambat Hujan, 6 Korban Belum Ditemukan

Baca juga: Peran Orangtua Sebagai Mentor dalam Mengasah Bakat dan Potensi Anak Berkebutuhan Khusus

Selain itu, dikatakan Irjen Pol Nico Afinta, pihaknya juga telah menerjunkan personel psikolog untuk melakukan trauma healing dalam upaya pemulihan kondisi trauma para pengungsi, terutama anak-anak korban bencana tanah longsor.

Ini dikarenakan kondisi trauma dari warga terdampak bencana tanah longsor apabila tidak secepatnya ditangani bisa berakibat buruk.

"Maka dari itu, upaya pemulihan psikologis warga terdampak tanah longsor harus dilakukan agar mereka bisa pulih kembali dan hidup normal seperti biasa tanpa ada trauma," ucap Irjen Pol Nico Afinta.

Baca juga: Dua Alternatif Tempat Relokasi Korban Tanah Longsor di Nganjuk, Lahan Dinas PUPR atau Perhutani

Baca juga: Sebagian Besar Petani, Korban Tanah Longsor di Nganjuk Dapat Bantuan Pupuk Non Subsidi

Khusus untuk personel gabungan pencarian korban hilang tertimbun tanah longsor, tambah Irjen Pol Nico Afinta, pihaknya meminta untuk selalu waspada dan hati-hati dalam menjalankan upaya pencarian korban. Terutama melihat situasi dan kondisi di lapangan akan potensi terjadinya longsor susulan.

"Untuk itu, kami harap personel siap dan waspada setiap saat, bila kondisi dan situasi di lapangan kurang menguntungkan dalam pencarian korban bisa diambil langkah keamanan diri untuk menghindari hal-hal yang buruk," tutur Irjen Pol Nico Afinta.

Penulis: Achmad Amru Muiz
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved