Wali Kota Abdullah Abu Bakar Berharap Sinergi Kadin Bisa Membantu UMKM di Kota Kediri

Wali Kota Abdullah Abu Bakar berharap sinergi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) bisa membantu pelaku UMKM di Kota Kediri.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Dwi Prastika
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, Selasa (23/2/2021). 

Reporter: Didik Mashudi | Editor: Dwi Prastika

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar berharap Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Kediri membantu dan merangkul kalangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Hal itu disampaikan Abdullah Abu Bakar saat membuka Musyawarah Kota (Mukota) VI Kadin Kota Kediri di Hotel Merdeka Kota Kediri, Selasa (23/2/2021).

Mukota IV Kadin Kota Kediri mengambil tema “Kadin Kota Kediri Bersama Pemerintah Mendukung Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Melalui UKM/IKM Go Digital dan Go Export Ala UMKM”.

Saat memberikan sambutan, Abdullah Abu Bakar mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang selama ini terjalin sangat baik dengan Kadin Kota Kediri.

Dia mengatakan, selama ini Kadin telah melakukan pendampingan-pendampingan UMKM. 

Meski di awal pandemi Covid-19 (virus Corona) harus terseok-seok, karena mempunyai komunikasi yang baik, Kadin Kota Kediri terus bisa membantu masyarakat Kota Kediri.

Baca juga: Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kodim 0809 Kediri Lakukan Penanaman Padi di Sawah Desa Canggu

Baca juga: 10 Pegawai Pengadilan Agama Blitar Positif Covid-19, Semua Karyawan Wajib Tes Swab

"Mungkin juga ke depan mereka akan mencoba merangkul UMKM yang belum layak. Saya ingin Kadin muncul di tengah masyarakat. Saat ini mungkin yang besar adalah UMKM,” ujarnya.

Abdullah Abu Bakar menjelaskan, di masa pandemi yang sulit ini, Pemerintah Kota Kediri, Bank Indonesia (BI), dan juga Kadin duduk bersama untuk membuat langkah-langkah yang tepat menggerakkan perekonomian di Kota Kediri.

Salah satunya dengan membuat Expo UMKM Virtual 2020 dan mendorong UMKM-UMKM untuk go to marketplace.

“Bahkan mama-mama muda dan milenial belanjanya sudah tidak ke mall, tapi ke marketplace. Mereka ke mall hanya untuk makan," jelasnya.

Baca juga: Niat Perbaiki Rumah, Petani di Tulungagung Malah Masuk Penjara Karena Potong Kayu Jati Perhutani

Baca juga: Butuh Modal Bisnis Batu Bara di Kalimantan, Petani Asal Madiun Gelapkan Tiga Mobil Rental Rekannya

Untuk itu, perlu untuk mendorong UMKM masuk ke marketplace. Ada yang sudah siap untuk masuk ke marketplace, namun ada juga yang belum siap.

Bagi yang belum siap, Pemkot Kediri, Bank Indonesia dan juga Kadin akan mengkurasi dan mengedukasi UMKM agar bisa masuk ke toko digital.

Pada kesempatan itu, Abdullah Abu Bakar berpesan agar sinergi yang terjalin terus dibangun sampai kapanpun. Sehingga Pemerintah Kota Kediri bersama Bank Indonesia dan juga Kadin dapat terus membesarkan UMKM di Kota Kediri.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved