Breaking News:

Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang

Kriminolog Sebut Kasus Subang Pembunuhan Berencana, Urusan Harta Tahta dan Asmara, Pelaku Terungkap?

Sebelumnya, Kriminolog Unpad Yesmil Anwar menyebut kasus perampasan nyawa Amalia Mustika Ratu dan Tuti di Subang sebagai pembunuhan berencana.

Tribun Jabar/Dwiki MV
Mobil bertuliskan Jatanras Polda Jabar mendatangi TKP Kasus Subang dan foto Yosef mengacungkan dua jempolnya ketika akan diperiksa di Satreskrim Polres Subang. 

TRIBUNJATIM.COM - Sebulan sudah kasus pembunuhan ibu dan anak di Subang dalam penyelidikan.

Namun, pelakunya hingga kini belum ditemukan.

Terkait hal tersebut, kriminolog menguraikan analisanya.

Yakni soal urusan harta tahta dan asmara.

Simak ulasan selengkapnya.

Baca juga: Prediksi Akhir Kasus Subang, Mengapa Polisi Sulit Ungkap? Kriminolog Bicara, Ada Sisi Lain: Teror

Urusan Harta, Tahta, dan Asmara

Polisi yang mendatangi kembali TKP kasus Subang pada Rabu siang ini.
Polisi yang mendatangi kembali TKP kasus Subang pada Rabu siang ini. (Tribun Jabar/Dwiki MV)

Sebelumnya, Kriminolog Unpad Yesmil Anwar menyebut kasus perampasan nyawa Amalia Mustika Ratu dan Tuti di Subang sebagai pembunuhan berencana.

Dalam kasus pembunuhan berencana, kata dia, yang harus ditelusuri adalah potensi motif pembunuhan yang dilakukan.

Terlebih dalam setiap kasus pembunuhan berencana, selalu menyangkut tiga motif utama: asmara, harta, dan tahta.

"Ketiga motif tadi selalu menjadi latarbelakang dari orang melakukan tindak kejahatan. Dengan demikian maka pihak kepolisian harus menelusuri kemungkinan dari ketiga motif tersebut, apakah ada kaitannya dengan masalah finansial (harta) kekuasaan (tahta), atau asmara termasuk hubungan sosial antara korban dengan pelaku, termasuk karakter korban dengan orang lain semasa hidupnya," ucap Yesmil Anwar.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved