Berita Nganjuk

Jembatan Kutorejo Penghubung Nganjuk-Bojonegoro Kembali Dibuka, Truk Boleh Lewat?

Jembatan Kutorejo yang menghubungkan Nganjuk-Bojonegoro kembali dibuka, roda dua dan mobil pribadi boleh lewat, bagaimana dengan truk?

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Achmad Amru Muiz
Jembatan sementara di Desa Kutorejo, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk, mulai dioperasikan, setelah pembangunan jembatan bailey oleh Pemprov Jawa Timur selesai dilakukan, Kamis (14/4/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Jembatan sementara di Desa Kutorejo, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk, mulai dioperasikan, setelah pembangunan jembatan bailey oleh Pemprov Jawa Timur selesai dilakukan, Kamis (14/4/2022).

Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi mengatakan, dengan kembali dioperasionalkannya Jembatan Kutorejo, maka jalur penghubung Nganjuk dengan Bojonegoro sudah bisa dipulihkan. Hanya saja, untuk sementara hanya kendaraan roda dua dan mobil pribadi yang diperbolehkan melewati Jembatan Kutorejo.

"Untuk kendaraan truk bertonase besar, sementara tidak diperbolehkan melewati Jembatan Kutorejo," kata Marhaen Djumadi, Kamis (14/4/2022).

Dikatakan Marhaen Djumadi, dengan kembali dibukanya Jembatan Kutorejo tersebut, maka masyarakat dapat memanfaatkan dan beraktivitas seperti semula. Terutama untuk kembali menghidupkan sektor perekonomian warga yang sempat sepi akibat jembatan ditutup total sejak tiga pekan lalu.

"Tentunya kamipun berharap masyarakat di sekitar jembatan bisa kembali dapat membuka warung dan toko seperti biasa," ucap Marhaen Djumadi.

Memang, diakui Marhaen Djumadi, pembangunan jembatan sementara tersebut oleh Pemprov Jawa Timur dinilai cukup cepat. Terlebih Pemkab Nganjuk juga berupaya maksimal meminta dan mendorong Pemprov Jawa Timur melakukan perbaikan sementara Jembatan Kutorejo dengan memasang jembatan bailey.

"Alhamdulillah Pemprov Jatim merespons cepat dengan melakukan perbaikan Jembatan Kutorejo itu, dan kini sudah kembali dibuka setelah ditutup selama sekitar tiga pekan," tandas Marhaen Djumadi.

Untuk berikutnya, tambah Marhaen Djumadi, pihaknya akan berupaya meminta Pemprov Jawa Timur melakukan perbaikan Jembatan Kutorejo secara permanen dengan anggaran pembangunan tahun 2022. Ini dikarenakan jembatan sementara yang dipasang sekarang ini ukuranya tidak lebar, sehingga hanya kendaraan kecil yang bisa lewat.

"Hal itu tentu akan menyulitkan kendaraan besar yang tidak bisa melewati jembatan sementara Kutorejo itu, dan mereka harus memutar lebih jauh. Makanya kami akan berupaya mengusulkan ke Pemprov Jatim segera melakukan perbaikan jembatan permanen," tutur Marhaen Djumadi.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved