Berita Bisnis

PT AGIT Bakal Realisasikan Perluasan Pelabuhan Anggrek di Gorontalo

PT Anggrek Gorontalo Internasional Terminal (AGIT) segera lakukan pembangunan fisik pengembangan proyek strategis ini.

Editor: Sudarma Adi
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Direktur Utama PT Anggrek Gorontalo Internasional Terminal (AGIT) Hiramsyah S. Thaib (tengah) bersama Dirut PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) Reynaldi Hermansyah (kedua kanan), Komisaris Utama AGIT Abdullah T. Gobel (kanan), dan GM SSK Bank BNI Rudy Sihombing (kiri), serta GM KPS1 BNI I Made Sukajaya (kedua kiri) pada acara penandatanganan perjanjian fasilitas kredit sindikasi berjangka senior pembiayaan perluasan proyek KPBU Pelabuhan Anggrek Gorontalo antara PT AGIT dengan Bank BNI dan IIF, yang juga dihadiri Wakil Ketua DPR-RI Korinbang Rachmat Gobel dan Menhub Budi Karya Sumadi, di Kantor Kementerian Perhubungan Jakarta, Senin (25/7). 

TRIBUNJATIM.COM - Sesuai jadual, setelah hampir satu tahun ditandatangani Perjanjian Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) Pelabuhan Anggrek Provinsi Gorontalo, PT Anggrek Gorontalo Internasional Terminal (AGIT) segera lakukan pembangunan fisik pengembangan proyek strategis ini, yang akan memberi kontribusi menggerakan perekonomian provinsi Gorontalo.

Didukung pembiayaan sindikasi dari sejumlah bank, AGIT sebagai pemenang tender pengembangan Pelabuhan Anggrek melalui skema KPBU - pendanaan kreatif non APBN, akan segera merealisasi pembangunan tahap pertama, antara lain perluasan dermaga, lapangan peti kemas (container), kargo dan fasilitas pendukung lainnya.

Baca juga: Ikuti Jejak Pemprov Gorontalo, Pemkab Klungkung Belajar Penggunaan Dana Pinjaman PEN ke Trenggalek

Secara keseluruhan, pengembangan pelabuhan ini memerlukan dana investasi sekitar Rp 1,4 triliun, dimana diantaranya dibiayai dengan fasilitas kredit sindikasi PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan PT Indonesia Infrastructure Finance, yaitu senilai Rp 500 M untuk pembangunan tahap pertama.

Penandatanganan perjanjian fasilitas kredit tersebut dilaksanakan di Jakarta, pada Senin (25/7/2022) yang disaksikan langsung Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Baca juga: Misi Dagang Jatim di Gorontalo Catatkan Transaksi Rp 133 Miliar

Dengan terlaksananya penandatanganan pembiayaan tersebut, maka Proyek KPBU Pelabuhan Anggrek Provinsi Gorontalo telah mencapai salah satu milestone pentingnya, yaitu pemenuhan pembiayaan (financial close), dimana pembiayaan untuk tahap pertama pelaksanaan proyek telah tersedia dan dengan demikian proses pembangunan tahap pertama telah siap untuk segera dimulai.

Sedangkan pembangunan tahap kedua direncanakan pada tahun 2031/2032.

Kehadiran Menhub dalam acara penandatanganan itu tak terlepas dari bentuk apresiasi atas keberanian dan semangat idealis PT AGIT melakukan investasi di kawasan ini.

Meski mempunyai potensi yang besar, namun sampai saat ini Gorontalo masih termasuk salah satu provinsi tertinggal dan termiskin.

Tidak hanya terkait peluang usaha atau perhitungan bisnis, pengembangan Pelabuhan Anggrek menjadi salah satu misi besar mengangkat kinerja pembangunan Gorontalo, karena akan meningkatkan konektivitas logistik dan mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan ini, serta kawasan sekitarnya di wilayah Indonesia Timur.

Di samping itu diharapkan pula, dapat meningkatkan daya saing Indonesia ke wilayah Asia Timur dan Pasifik.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved