Berita Surabaya
Kebakaran di Surabaya yang Tewaskan Majikan dan Pembantu, Petugas Sebut Perhiasan Korban Utuh
Kebakaran di Surabaya yang menewaskan majikan dan pembantu, petugas memastikan perhiasan dan harta benda korban utuh.
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Dwi Prastika
Mereka adalah Ngatijem (68) atau biasa dipanggil Bu Balok, yang merupakan pembantu di rumah tersebut.
Sedangkan, korban lainnya, Sri Wahyuni (65) atau biasa dipanggil Bu Heri, merupakan pemilik rumah.
Berdasarkan dokumentasi foto milik petugas yang dilihat TribunJatim.com, Ngatijem ditemukan tewas dengan posisi tubuh tergeletak di depan kamar yang terbakar, dalam keadaan mengalami luka bakar di area tubuh bagian atas. Dari perut hingga kepala.
Sementara Sri Wahyuni diketahui tewas dengan posisi tubuh bersujud hingga kepala dan dada menyentuh lantai, tepat depan kulkas, di area dapur.
Ibu tiga anak itu, mengalami luka bakar pada bagian sisi belakang tubuhnya atau sekujur punggung.
Diketahui, Sri Wahyuni, kurun waktu dua tahun belakangan ini, mengalami kondisi gangguan kesehatan diduga stroke, dan permasalahan kesehatan pada persendian tulang gerak.
Sehingga membuatnya tidak dapat berjalan atau beraktivitas gerak secara cepat dan normal. Ia juga menggunakan alat bantu jalan (walker) lansia.
Insiden kebakaran yang menyebabkan dua orang lansia tewas tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 09.30 WIB.
Warga sekitar rumah semula merasa terganggu dengan kepulan asap hitam yang menyeruak beraroma menyengat khas benda terbakar.
Saat ditelusuri sumber kepulan asap hitam mencurigakan itu, ternyata bersumber dari sebuah rumah yang dihuni Sri Wahyuni, dan seorang putrinya, Dian.
Warga yang khawatir dengan kepulan asap itu, apalagi di dalam rumah terdapat penghuni yang merupakan lansia, lantas berupaya mencari titik utama kebakaran memasuki rumah tersebut, lalu berjibaku memadamkan api.
Sedangkan, beberapa orang warga lainnya, berupaya memasuki rumah untuk mencari penghuni.
Ternyata, dua orang lansia tersebut, telah didapati tergeletak di area yang berbeda, yakni ruang dapur dan tepat depan ruang kamar yang terbakar.
Tetangga korban, Mutianingsih mengatakan, ruangan di dalam rumah tampak gelap gulita saat dirinya pertama kali mencoba memastikan sumber asap hitam tersebut.
Bahkan seorang warga yang biasa dipanggil Jujuk berupaya memasuki ruangan utama rumah tersebut menggunakan alat bantu sentolop yang diikat di kepala.
"Yang masuk di dalam tadi adalah mas Jujuk bahkan sampai memakai alat lampu di kepala. Kalau warga guyang air dari luar," katanya saat ditemui TribunJatim.com di rumahnya, tepat belakang bangunan rumah tempat kejadian kebakaran.
kebakaran rumah
Gayungan
Surabaya
Ipda Djoko Setiyono
RSUD Dr Soetomo
TribunJatim.com
Berita Surabaya Terkini
Tribun Jatim
berita Jatim terkini
Kebakaran di Surabaya
5 Tempat Wisata Hits di Surabaya Wajib Dikunjungi, Atlantis Land hingga Adventure Land Romokalisari |
![]() |
---|
Sosok Suami Tumini yang 15 Tahun Tinggal Ponten Umum, Nasib Kini Harus Pindah, Bakal Dapat Bantuan |
![]() |
---|
Nasib Pengantin Nyaris Gagal Nikah Gegara Ditipu WO hingga Rugi Rp 74 Juta, Sosok Pelaku Terungkap |
![]() |
---|
Beda Cara Eri Cahyadi & Dedi Mulyadi Bina Anak Nakal, Jabar Ada Barak Militer, Surabaya Buka Asrama |
![]() |
---|
Lokasi Jan Hwa Diana Sembunyikan 108 Ijazah Eks Karyawan Terjawab, Terancam Hukuman 4 Tahun Penjara |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.