Berita Kota Malang
Selain Cuaca Ekstrem, Warga Kota Malang Diimbau Waspada Kebakaran Akibat Korsleting Listrik
Selain cuaca ekstrem, warga Kota Malang juga diimbau waspada dengan kebakaran akibat korsleting listrik yang masih sering terjadi.
Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan
TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Saat ini, wilayah Kota Malang masih dilanda cuaca ekstrem, sehingga warga diimbau untuk waspada.
Selain waspada terhadap bencana akibat dampak curah hujan tinggi, kejadian kebakaran juga patut diwaspadai.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Malang, Teguh Budi Wibowo mengatakan, selama trimester pertama di tahun 2023 ini, tercatat ada sebanyak 20 kejadian kebakaran.
Dari data tersebut, ada beberapa faktor penyebab kebakaran. Mulai dari kelalaian, kesengajaan, faktor alam, hingga korsleting listrik.
Namun dari beberapa faktor tersebut, penyebab kebakaran masih didominasi oleh korsleting listrik.
Apabila dipersentasekan, angka kebakaran disebabkan korsleting listrik mencapai hampir 50 persen.
"Rata-rata di setiap bulannya, sejak Januari hingga Maret 2023, kebakaran akibat korsleting listrik masih mendominasi. Ada yang korslet akibat hujan dan sambungan terkelupas," ujarnya kepada TribunJatim.com, Jumat (24/3/2023).
Dari kejadian dalam kurun waktu hampir tiga bulan itu, telah menyebabkan kerugian material mencapai lebih dari Rp 400 juta.
Tidak hanya itu, akibat kebakaran, satu warga asal Mergosono, Kecamatan Kedungkandang, Malang, meninggal. Diketahui, ia mengalami luka bakar parah saat api membakar ruang kamar tidurnya.
Diketahui, korban bernama Sondik Santoso (34), warga Kelurahan Mergosono, Kecamatan Kedungkandang.
Baca juga: Alami Luka Bakar Parah, Korban Kebakaran Rumah di Kedungkandang Malang Meninggal
Ia mengalami luka bakar parah saat api membakar ruang kamar tidurnya pada Minggu (19/3/2023) dan meninggal dunia dalam perawatan di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang pada Senin (20/3/2023).
Atas kejadian tersebut, Teguh Budi Wibowo mengimbau agar masyarakat berhati-hati.
Dirinya juga meminta masyarakat semakin peka terhadap kondisi rumahnya.
"Jangan meninggalkan dan menaruh benda mudah terbakar, tanpa pengawasan. Selain itu, pastikan kondisi instalasi listrik tetap terjaga," terangnya.
Dirinya juga meminta agar warga bersama-sama saling mengingatkan, agar tidak membangun polisi tidur terlalu tinggi. Selain itu, juga tidak memarkir kendaraan di tepi jalan.
"Ini salah satu faktor penghambat kami mencapai titik lokasi. Karena armada kami ini memuat air dengan jumlah banyak, sehingga kestabilan harus terjaga. Apabila membuat polisi tidur, sewajarnya saja dan tidak terlalu tinggi serta dengan jumlah tidak terlalu banyak," pungkasnya.
Baca juga: Terkuak Penyebab Kebakaran Kantor Notaris di Surabaya yang Hanguskan Berkas Ratusan Juta Rupiah
Kota Malang
cuaca ekstrem
curah hujan tinggi
Teguh Budi Wibowo
korsleting listrik
Kecamatan Kedungkandang
TribunJatim.com
berita Kota Malang terkini
Tribun Jatim
berita Jatim terkini
Dijadikan Jaminan Utang Bank, 2 Rumah di Kawasan Elit Dieksekusi PN Malang |
![]() |
---|
Dispangtan Kota Malang Terima 200 Dosis Vaksin PMK, 75 Dosis telah Disuntikkan ke Sapi |
![]() |
---|
Dispangtan Kota Malang Upayakan Produk Urban Farming Warga Jadi Bahan Makan Bergizi Gratis |
![]() |
---|
Hendak Ambil Cabai, Emak-emak di Malang Syok Kalung Emas Ditarik Pemotor, Aksi Pelaku Terekam CCTV |
![]() |
---|
Renovasi Stadion Gajayana Malang Harus Rampung sebelum Porprov Jatim 2025 Bergulir |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.