Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Pemilu 2024

Partai Termuda di Pemilu 2024, Anas Urbaningrum Resmi Jadi Ketum PKN, Ajak Kader Solid: Tugas Besar

PKN baru saja mengumumkan ketua umum periode 2023-2028. Sosok Anas Urbaningrum resmi terpilih sebagai Ketua Umum PKN.

Tribunnews/Fransiskus Adhiyuda
Terpilihnya Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum pengganti Gede Pasek Suardika ini terjadi dalam Munaslub PKN di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Jumat (14/7/2023) malam. 

PKN didirikan pada 28 Oktober 2021 atau bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Awalnya, PKN bernama Partai Karya Perjuangan berdasarkan keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor: M.HH-23.AH.11.01 Tahun 2008 tertanggal 3 April 2008 dan dideklarasikan ulang dengan nama baru Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) di Jakarta pada 28 Oktober 2021.

Baca juga: Bebas dari Penjara, Anas Urbaningrum Akan Buka Lembaran Baru Persaingan dengan Partai Demokrat?

Lambang PKN.
Lambang PKN. (via Tribunnews)

Perubahan nama baru menjadi Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) ditetapkan di Jakarta dalam Musyawarah Nasional Partai Karya Perjuangan (Pakar Pangan) yang diselenggarakan pada Kamis 28 Oktober 2021.

Sekaligus juga menetapkan pembaharuan Bendera/Lambang dan penyesuaian Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD dan ART).

Partai ini memiliki bendera atau lambang dengan warna dominan merah dan putih.

Di tengahnya ada gambar kepala burung Garuda.

Terdapat pula lima bintang berwarna putih dengan latar warna hijau.

Selain Gede Pasek, sejumlah loyalis Anas Urbaningrum turut bergabung di PKN. 

Di antaranya ada mantan anggota DPR dari Fraksi Demokrat, Mirwan Amir; eks pengurus Demokrat, Ian Zulfikar; aktivis HMI, Asral Hardi; wartawan dan fotografer, Bobby Triadi; serta Sri Mulyono.

Sri Mulyono menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PKN

Kemudian, Mirwan Amir menjadi Bendahara Umum PKN. 

Mantan Menteri di Era Megawati Bergabung ke PKN

Belum lama ini, Laksamana Sukardi yang pernah menjadi Menteri BUMN di era Presiden Megawati Soekarnoputri menyatakan bergabung ke PKN

Laksamana Sukardi menilai PKN bakal menjadi partai besar sehingga dirinya memutuskan bergabung ke PKN. 

"Karena saya sudah menganalisa saya tidak melihat ini kecil, ini berpotensi besar. Nanti kita lihat gebrakan-gebrakan dari PKN berkomunikasi dengan para calon pemilih," kata Laksamana Sukardi kepada awak media, Selasa (21/2/2023).

Laksamana Sukardi merupakan mantan Menteri Negara Investasi dan Pemberdayaan BUMN Kabinet Persatuan dan Kabinet Gotong Royong.

Ia juga pernah menjadi anggota MPR RI dan fraksi PDI tahun 1992-1997.

Berita Pemilu 2024 lainnya

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews Tribunjatim.com

Sumber: Tribunnews.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved