Breaking News
Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Kota Batu

Karnaval Pakai Sound Bersuara Keras Dikeluhkan, Pj Wali Kota Batu Terbitkan SE Berisi 3 Poin Penting

Kota Batu saat ini tengah diramaikan dengan maraknya hiburan masyarakat berupa karnaval dalam memperingati bersih desa yang sudah menjadi tradisi di K

Penulis: Dya Ayu | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/DYA AYU
Suasana Kota Batu 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Dya Ayu

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Kota Batu saat ini tengah diramaikan dengan maraknya hiburan masyarakat berupa karnaval dalam memperingati bersih desa yang sudah menjadi tradisi di Kota Batu setiap tahunnya.

Sayangnya banyak pihak menilai karnaval yang saat ini sering digelar sedikit berlebihan. Pasalnya karnaval dikemas dengan menggunakan sound system yang bersuara keras hingga mengganggu pendengaran. Selain itu penyelenggara juga dinilai tak memperhitungkan waktu.

Berangkat dari banyaknya keluhan yang didapat terkait karnaval yang dinilai mengganggu, Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai akhirnya menerbitkan Surat Edaran (SE) Wali Kota Batu bernomor 301/2176/422/205/2023 tertanggal 20 Juli 2023 tentang Himbauan Pelaksanaan Karnaval di Desa/Kelurahan.

Dalam SE tersebut, ada 3 poin yang ditekankan untuk dilaksanakan oleh seluruh elemen masyarakat Kota Batu.

Poin pertama berisi Perhatikan etika, budaya dan kesopanan, dengan menonjolkan kearifan lokal yang berdampak memperkuat rasa kebersamaan dan kegotong royongan masyarakat.

Baca juga: Gelaran Festival Beji Kampung Tempe di Kota Batu Selama 3 Hari, Tampilkan Batik hingga Rabuk Tempe

Poin kedua, Tidak berlebih-lebihan dalam menggunakan sarana prasaranan karnaval khususnya sound system dengan mempertimbangkan kondisi lingkungan, sehingga menjadi tontonan yang menghibur masyarakat.

Poin ketiga soal penerapan batas waktu pelaksanaan sampai pukul 22.00 WIB, agar tidak menganggu aktivitas dan waktu istirahat masyarakat.

“Kota Wisata Batu ini menerima tamu dari berbagai daerah, tentunya tidak ingin membuat kesan yang kurang baik terutama pada waktu istirahat malam agar semua merasa nyaman dan akan kembali berwisata di Kota Batu,"

"Termasuk di lingkungan masing-masing harus diperhatikan juga ada balita dan anak-anak serta lansia yang butuh istirahat," kata Aries Agung Paewai, Kamis (20/7/2023).

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved