Berita Viral
Akhir Nasib 8 Penambang Emas Terjebak di Galian, Dinyatakan Hilang, Nama Diabadikan dalam Prasasti
Jasad para penambang tak ditemukan dan dinyatakan hilang setelah dilakukan proses evakuasi pencarian. Namun hasilnya nihil.
Kepala Basarnas Cilacap sekaligus SAR Mission Coordinator, Adah Sudarsa menjelaskan, tim SAR kesulitan masuk ke dalam lubang galian tempat para pekerja terjebak.
Hal ini karena bagian dalam lubang sangat sempit.
Adah menjelaskan, apabila pihaknya memaksakan diri, hal itu dikhawatirkan justru membahayakan tim penyelamat.
Selain itu, debit air yang masuk ke lubang galian juga besar.
Adah mengatakan, tim SAR sempat mencoba masuk ke lubang Dondong yang menyemburkan air ke lubang Bogor.
"Rencana kemarin memompa dari lubang Dondong, harapan bisa mengurangi ketinggian air di lubang Dondong," kata Adah.
Sayangnya, air kembali naik dengan cepat di lorong yang menghubungkan lubang Bogor dan Dongdong.
Akibatnya, para anggota tim SAR sepat-cepat keluar dari lubang.
Baca juga: Fahmi Telanjur Nekat Mau Nikah Meski Orangtua Terlilit Utang, Ternyata Pacar Baru Trauma, Diikat
Diabadikan dalam Prasasti
Tim SAR memutuskan mengentikan evakuasi para penambang pada Selasa (1/7/2023).
Keputusan ini diambil setelah proses pertolongan dilakukan selama seminggu.
Sebelum dihentikan, pihak tim SAR tetap melanjutkan pencarian dengan memompa lubang Bogor.
Namun, hasilnya tetap nihil.
Di hari terakhir operasi SAR, papan nama dari keramik dengan nama delapan penambang dipasang di lokasi tambang emas tersebut.
"Prasasti ini sebagai tanda bahwa di sini telah terjadi peristiwa delapan penambang asal Bogor yang terjebak air. Nama-namanya dicantumkan di prasasti," jelas Kadus II Desa Pancurendang, Karipto, dilansir dari Kompas.com, Rabu (2/7/2023).
penambang emas di Banyumas
Tim SAR
fakta peristiwa 8 penambang emas hilang
Banyumas
Jawa Tengah
penambang terjebak di dalam tambang
Tribun Jatim
TribunJatim.com
jatim.tribunnews.com
berita viral
berita viral lokal
ViralLokal
Sosok Pasha Ungu Minta Tak Ada Lagi Ojol Dilindas Rantis Brimob: Sengaja atau Tidak, Tanggung Jawab |
![]() |
---|
Mardi Dagang Siomay Sambil Was-was di Lokasi Demo Bisa Dapat Rp 500.000, Apes Kalau Rusuh: Saya Lari |
![]() |
---|
Sosok Jerome Polin Ajak Tolak Tawaran Jadi Buzzer Rp150 Juta, Singgung Uang Rakyat dan Gaji Guru |
![]() |
---|
Warga Arak Sepasang Kekasih Jalan 2 Km, Pergoki Wanita Bawa Anaknya di Rumah Pria Lajang Usia 39 |
![]() |
---|
Muncul Slogan ACAB dan Kode 1312 di Media Sosial Pasca Demo 28 Agustus, Apa Maknanya? |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.