Berita Malang
Proses Bangun Drainase, Pemkot Malang Target Sawojajar Bebas Banjir Tahun 2023
Pemkot Malang menargetkan banjir di Sawojajar bisa teratasi pada tahun ini. Saat ini, Pemkot Malang melalui Dinas PUPR-PKP tengah bangun drainase
Penulis: Benni Indo | Editor: Ndaru Wijayanto
Dana yang dibutuhkan untuk mengatasi persoalan banjir tersebut mencapai Rp 1,8 triliun. Berdasarkan keterangan di dalam masterplan, dana tersebut akan digunakan secara bertahap mulai 2023 hingga 2028.
Made mengungkapkan, kemungkinan rencana nol genangan pada 2028 akan bergeser ke 2029. Pasalnya, rencana penggunaan anggaran untuk tahun 2023 tidak penuh. Hal itu terjadi karena adanya keterlambatan penyusunan masterplan ketika pembahasan APBD. Alhasil, anggaran tidak bisa dimasukan.
Pada 2023 ini, dari anggaran sebanyak Rp 515.588.033.929, hanya Rp 50 miliar saja yang dialokasikan. Hal itulah yang membuat kemungkinan rencana mengatasi banjir pada 2028 mundur setahun berikutnya.
“Karena masterplan belum selesai saat menyusun APBD. Waktu itu kami tanya anggaran sebanyak itu untuk apa? Mereka tidak bisa menjelaskan sehingga kami tidak bisa menyetujui. Baru pada akhir 2022 masterplan selesai disusun,” paparnya beberapa waktu lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/kemacetandi-jalan-danau-toba-sawojajar-kota-malang.jpg)