Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Surabaya

41 Suporter Bandel yang Mabuk dan Bawa Miras Terjaring Razia, Ada yang Beli Tiket Rp 200 Ribu Hangus

Puluhan Bonek yang mabuk dan bawa miras saat laga Persebaya vs Persib terjaring razia, ada yang beli tiket Rp 200 ribu hangus.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Luhur Pambudi
41 orang suporter Persebaya Surabaya terpaksa menonton pertandingan sepak bola Persebaya vs Persib Bandung, secara jarak jauh melalui layar ponsel di Ruang Tengah Mapolsek Pakal Polrestabes Surabaya, Sabtu (7/10/2023). Mereka terjaring razia karena kedapatan membawa sekaligus menenggak minuman keras (miras). 

Setelah memastikan secara kasat mata dengan ciri-ciri tersebut, para suporter yang terindikasi, bakal dilakukan pemeriksaan secara medis menggunakan metode uji alkohol yang dilakukan Tim Medis Dokkes Polrestabes Surabaya. 

Mengantisipasi kedatangan suporter nakal yang terpengaruh minuman alkohol, merupakan salah satu siasat memastikan jalannya pertandingan di dalam stadion berjalan aman dan kondusif. 

Suporter yang terpengaruh miras, cenderung memiliki perilaku yang ofensif sehingga berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban jalannya kegiatan. 

"Modusnya ada yang dimasukkan dalam wadah botol air mineral, ada juga kami tadi juga temukan melalui alat deteksi minuman beralkohol. Sehingga kami juga dapatkan kelihatan mata merah. Ini yang menjadi masalah. Ternyata mereka kami lakukan pemeriksaan ternyata benar mereka mabuk," ujarnya saat ditemui TribunJatim.com di depan Mapolsek Pakal. 

Baca juga: Bonek Dapuan Baru Surabaya Bawa Pulang Honda Vario di Periode 1 Undian Kapal Api Bersama Persebaya

Setelah terjaring razia, para suporter tersebut bakal dikenai sanksi pembinaan, dengan melarang menonton pertandingan di dalam stadion. 

Mereka bakal dikumpulkan dan ditahan sementara di ruang tengah Mapolsek Pakal, hingga pelaksanaan pertandingan di dalam stadion rampung, bahkan saat suporter lain dari dalam stadion membubarkan diri. 

Namun, guna memberikan efek jera, para suporter nakal tersebut juga dikenai sanksi pidana ringan atas dasar mengonsumsi miras.

"Sementara ini kami lakukan pembinaan. Ini juga sudah dilakukan nonton bareng di sini. Juga nanti kita lakukan tipiring. Kami sudah mengimbau pada panpel, dan rekan-rekan Bonek apabila mau nonton sepak bola, tolong hindari dan jangan minum miras," pungkasnya. 

Baca juga: Membonekkan Bonek di Tanah Rantau Jadi Misi Bonek Biak Papua Sebarkan Kebaikan

Pantauan TribunJatim.com di dalam ruang tengah Mapolsek Pakal, puluhan orang suporter yang terjaring razia mengonsumsi alkohol itu duduk bersilah memenuhi ruang tengah berukuran 5 m x 4 m itu. 

Beberapa di antaranya memilih pasrah dengan nasib mereka sore hari itu; tak lagi dapat menyaksikan pertandingan secara langsung di Stadion GBT, tapi malah berada di Mapolsek Pakal dan menyaksikan pertandingan melalui ponsel. 

Kepasrahan mereka seperti terasa lengkap, seraya menyanyikan beberapa mars lagu pembangkit semangat untuk Persebaya dengan suara kompak bak paduan suara. 

Hingga akhirnya, nuansa ruangan mapolsek paling ujung wilayah barat Kota Surabaya itu, bak stadion mini yang sesak dengan suporter sepak bola. 

Namun, ada juga yang terus mengeluh meracau protes meratapi nasibnya yang gagal total menyaksikan tim kesayangannya Persebaya berlaga. 

Mereka yang protes dan mengeluh itu, salah satunya, adalah GH (15) warga Sukomanunggal, Surabaya.

Sejak awal duduk di area ruang tengah mapolsek, dirinya terus menerus mengeluh dan meracau protes akan sanksi yang terpaksa dialaminya itu. 

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved