Menu Diet
Kenali Jenis Diet yang Bisa Bantu Menurunkan Kadar Gula Darah, Ada Diet Keto hingga Diet Paleo
Simak sejumlah diet yang dapat diterapkan bagi seseorang yang memiliki kadar gula darah tinggi, agar gula darahnya menjadi seimbang.
Ada pula pola 12-6, di mana kita hanya makan di antara pukul 12.00-18.00. Waktu puasa meningkat menjadi 14-18 jam.
Ada pula pola "advance" dengan pola satu hari makan, diikuti satu hari berpuasa penuh.
Masih ingin mencoba yang lebih tinggi? Ada pola "super advance" yaitu one meal one day (OMAD)" atau satu hari satu makanan.
3. Diet paleo
Bagi kalian yang baru memulai perjalanan gaya hidup sehat, diet paleo bisa menjadi titik awal yang baik.
Paleo fokus pada makan bersih dan alami, seperti sayur-sayuran, buah-buahan, ikan tangkapan liar, telur, kacang-kacangan, biji-bijian, dan minyak sehat.
Selain itu, pola ini pun mengeliminasi susu, biji-bijian utuh, makanan dan gula olahan, serta legum.
Dengan mengeliminasi makanan yang dianggap sebagai pelonjak gula darah, maka pola makan ini bisa membantu menstabilkan tingkat gula darah.
Mereka yang menjalankan diet paleo mampu secara signifikan menurunkan tingkat glukosa dibandingkan mereka yang menjalankan diet diabetik konvensional.
Hal ini tertuang dalam sebuah studi yang dipublikasikan pada Cardiovascular Diabetology.
Diet diabetik tradisional cenderung lebih fokus pada makanan yang dieliminasi pada diet paleo, seperti biji-bijian utuh, produk susu, legum, serta sayuran umbi-umbian. Diet tersebut juga rendah lemak.
Baca juga: Go Nasional Perluas Target Pasar, Viuit Siap Rebranding dengan Bawa Semangat Indonesia
4. AIP (Autoimmune Protocol)
Menganut prinsip sama seperti diet paleo, AIP cenderung sedikit lebih ketat dalam mengeliminasi makanan tambahan.
Misalnya telur, kacang-kacangan dan biji-bijian, sayuran nightshade, serta rempah-rempah.
Beberapa contoh sayuran nightshade di antaranya kentang, tomat, paprika, cabai, dan lainnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/ilustrasi-diet-paleo.jpg)