Menu Diet

Kenali Jenis Diet yang Bisa Bantu Menurunkan Kadar Gula Darah, Ada Diet Keto hingga Diet Paleo

Simak sejumlah diet yang dapat diterapkan bagi seseorang yang memiliki kadar gula darah tinggi, agar gula darahnya menjadi seimbang.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Ficca Ayu Saraswaty
Pixabay
Bagi kalian yang baru memulai perjalanan gaya hidup sehat, diet paleo bisa menjadi titik awal yang baik. 

Penelitian juga menunjukkan, gejala diabetes tipe 2 bisa dibalikkan setelah menjalankan diet keto selama 10 minggu.

Diet keto bisa dijalankan bersama diet lainnya. Namun terlebih dulu harus dikalkulasi rasio dan perencanan makanan tentang mana yang boleh dan tidak boleh dimakan.

Bahkan, mereka yang menghindari daging dan produk susu juga bisa menjalankan diet keto dengan makanan berbasis tanaman.

Baca juga: Berikut 5 Cara Menurunkan Berat Badan, Lengkap dengan Menu Diet Sehat yang Mudah Ditemukan di Pasar!

2. Diet puasa (intermittent fasting)

Intermittent fasting atau diet puasa adalah pola makan yang bisa digabungkan dengan diet mana pun yang sedang kamu jalankan.

Dengan membatasi asupan makanan pada jendela waktu tertentu, kamu memberikan waktu bagi tubuh untuk beristirahat dan manfaatnya sangat luar biasa.

Termasuk memberikan waktu bagi tubuh untuk menyembuhkan resistensi insulin.

Faktanya, sejumlah studi mengaitkan intermittent fasting dengan peningkatan metabolisme dan penurunan resistensi insulin.

Sebuah studi mempelajari tiga pasien berbeda dengan usia yang juga berbeda, ketiga pasien didiagnosa dan sedang menjalani masa pengobatan diabetes tipe 2 selama 10 tahun.

Semua pasien diminta menjalankan pola makan rendah karbohidrat (seperti keto) dengan kombinasi 3x24 jam puasa per minggu.

Di akhir masa percobaan, tidak hanya bisa menurunkan berat badan, para pasien juga tidak perlu melanjutkan pengobatan insulin mereka.

Periode puasa juga bisa membantu meningkatkan gejala autoimun dengan mengembalikan keseimbangan sistem imun dan menurunkan inflamasi, yang juga bisa membantu kasus diabetes tipe 1.

Ada banyak pola intermittent fasting yang bisa dijalankan, tergantung pengalaman dan jadwal pribadimu.

Salah satu pola favorit William adalah jendela makan 8-6.

Pada pola ini, kita hanya makan antara pukul 08.00-18.00, pada waktu sisanya kita berpuasa.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved