Berita Jatim
Kapolda Jatim Beri Wejangan Para Kapolres untuk Maksimal Amankan Pemilu 2024, Tekankan Parameter Ini
Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto meminta agar para kapolres jajaran untuk selalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah kabupaten kota dan penyel
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Ndaru Wijayanto
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA- Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto meminta agar para kapolres jajaran untuk selalu berkoordinasi dengan pemerintah daerah kabupaten kota dan penyelenggara Pemilu di wilayahnya masing-masing agar dapat mensukseskan Pemilu 2024 pada Februari 2024 mendatang.
Menurutnya, kesuksesan pelaksanaan pemilu nantinya akan diukur dari partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak suaranya untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Selain itu, tentunya, sepanjang pelaksanaan tahapan pemilu, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, tetap terjaga.
“Parameter suksesnya Pemilu selain berjalan aman dan kondusif, juga ditentukan oleh tingkat kehadiran masyarakat yang menggunakan hak pilihnya datang ke Tempat Pemungutan Suara atau TPS," ujarnya di Mapolda Jatim, Rabu (10/1/2024).
Oleh karenanya, Iman meminta jajaran agar berkoordinasi dengan KPU maupun pemerintah daerah untuk mensosialisasikan kepada Masyarakat dalam mendorong Masyarakat menggunakan hak pilihnya.
Selain itu, ia juga mengungkapkan pada akhir tahun 2023 Lembaga Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kompas telah melakukan survei evaluasi kinerja Polri.
Dari tiga tugas pokok Polri yaitu penegakan hukum, layanan publik serta menjaga keamanan dan ketertiban, sebagian besar responden puas dengan kinerja Polri dengan hasil 87,8 persen.
Capaian tersebut, diharapkan Imam, kepada seluruh anggota jajaran Polda Jatim tetap berkomitmen dan terus meningkatkan kinerjanya
"Ini kita harapkan terus meningkat dengan menghadapi dinamika yang semakin kompleks," pungkasnya.
Sebelumnya, Provinsi Jatim, sempat masuk dalam kategori wilayah 'rawan' dalam pelaksanaan pemilu.
Imam Sugianto menjelaskan makna istilah kata 'rawan' yang tersemat pada Provinsi Jatim dalam indeks kerawanan pemilu versi data gabungan yang dihimpun Bawaslu RI dan Baintelkam Mabes Polri.
Menurutnya, Provinsi Jatim bukan masuk kategori wilayah 'paling rawan', namun masuk sebagai kategori 'rawan'.
Dan berdasarkan catatan Ditintelkam Polda Jatim yang dihimpunnya, Imam menyebutkan, terdapat lima wilayah Jatim yang masuk kategori 'rawan'. Yakni, Bangkalan, Pamekasan, Sampang, Sumenep, dan Pasuruan.
Dari kelima wilayah kabupaten tersebut, tercatat sekitar 12 kejadian gangguan kedaruratan yang berkaitan dengan pemilu pada tahun 2019 silam.
| Wagub Emil Terjun Langsung Tinjau Proyek Pelebaran Jalan di Suwaru dan Ngantru Malang |
|
|---|
| Pemprov Jatim Bakal Tambah Dua Koridor Bus Trans Jatim Pada Tahun 2026, Mana Saja? |
|
|---|
| Kisah Kapolda Jatim Nyaris Mati Dilempari Batu saat Kawal Bonek Lewati Solo: Saya Juga Dipukuli |
|
|---|
| Kasus Sindikat Penyelundupan Komodo ke Pasar Internasional, Pelaku Rusak CCTV Pengawas |
|
|---|
| Pesan Tegas Cicit Syaikhona Kholil Bangkalan soal Muktamar NU: Dari Dulu Bisa Selesaikan Masalah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Kapolda-Jatim-beri-wejangan-para-Kapolres-untuk-Maksimal-Amankan-Pemilu-2024.jpg)