Pemilu 2024
Sejumlah Pengawas TPS di Bojonegoro Berpotensi Dicoret, Bawaslu Beber Penyebabnya
Sejumlah Pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang sudah dilantik Bawaslu Bojonegoro pada Senin (22/1/2024) dan Selasa (23/1/2024).
Penulis: Yusab Alfa Ziqin | Editor: Sudarma Adi
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Yusab Alfa Ziqin
TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Sejumlah Pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang sudah dilantik Bawaslu Bojonegoro pada Senin (22/1/2024) dan Selasa (23/1/2024) kemarin, berpotensi dicoret.
Pasalnya, suami atau istri sejumlah Pengawas TPS dimaksud terindikasi merupakan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang dilantik pada Kamis (25/1/2024) pagi tadi.
Hal tersebut diutarakan Komisioner Bawaslu Bojonegoro Moch. Zaenuri. Namun, berapa jumlah pasti Pengawas TPS yang berpotensi bakal dicoret Bawaslu Bojonegoro, pria akrab disapa Zaenuri tersebut belum membuka.
"Jumlahnya belum klir. Masih ditelusuri. Yang sudah ditemukan, ada di Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro," ujarnya saat ditemui Tribunjatim.com di kantornya, Kamis (25/1/2024) pagi.
Baca juga: Pengakuan Bu Kades di Bojonegoro Sebut Ayamnya Dicuri Kakek, Pemberian Guru Spiritual: Kokoknya Beda
Komisoner Bawaslu Bojonegoro Koordinator Divisi Organinsasi, SDM, dan Diklat itu meneruskan, sesuai aturan anggota Pengawas TPS tak boleh bersuami atau beristrikan anggota KPPS. Sebab, kerja anggota KPPS diawasi Pengawas TPS.
"Dikhawatirkan, ada konflik kepentingan jika anggota KPPS dan Pengawas TPS statusnya suami-istri," tutur mantan Ketua Bawaslu Bojonegoro periode 2018-2023 tersebut.
Terkait posisi Pengawas TPS yang bakal ditinggalkan jika sejumlah Pengawas TPS yang sudah dilantik saat ini dicoret, Zaenuri melanjutkan, pihaknya akan segera mencari Pengawas TPS pengganti.
"Diambil dari kandidat nomor dua saat seleksi Pengawas TPS. Dan, ada beberapa mekanisme lain untuk mengisi kekosongan Penawas TPS. Tidak sulit mekanismenya. Bisa dilakukan cepat," pungkasnya.
Baca juga: Puluhan Anggota KPPS di Kota Blitar Mengundurkan Diri, Ada 1 TPS Mundur Berjamaah, Terlalu Berat
Untuk diketahui, pada Senin (22/1/2024) dan Selasa (23/1/2024) kemarin, Bawaslu Bojonegoro melantik 4.278 Pengawas TPS untuk Pemilu 2024 di Kabupaten Bojonegoro.
Satu Pengawas TPS akan mengawasi satu TPS. Adapun, Pengawas TPS ini tugas pokoknya memastikan pelaksanaan coblosan di TPS berlangsung benar. Tidak ada kecurangan atau kelancungan.
| Alasan Nisya Ahmad Dilantik Jadi Anggota DPRD Jabar Padahal Kalah Suara Pemilu 2024, Ini Kata KPU |
|
|---|
| Hadiri Pembekalan Caleg Terpilih dari PDIP se-Jawa Timur, Hasto Kristiyanto Bawa Pesan Megawati |
|
|---|
| Hasil Lengkap Pileg 2024 Pasca Putusan MK, PDIP Raih Suara Terbanyak, Disusul Golkar dan Gerindra |
|
|---|
| Penyebab Lima Caleg DPRD Bojonegoro Terpilih Hasil Pemilu 2024 Terancam Gagal Dilantik |
|
|---|
| Dipecat Partai Usai Terbukti Geser Suara, Mimpi Dodik Jadi Anggota DPRD Kota Madiun Kandas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Para-Pengawas-TPS-di-Kecamatan-Temayang-Kabupaten-Bojonegoro.jpg)