Berita Gresik
Kali Lamong Meluap, Ratusan Rumah dan Sekolah di Balongpanggang Gresik Kebanjiran
Ratusan rumah di wilayah Balongpanggang, Gresik kebanjiran luapan sungai Kali Lamong.Di Desa Wotansari ada 276 rumah kebanjiran hari ini.
Penulis: Willy Abraham | Editor: Sudarma Adi
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham
TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Ratusan rumah di wilayah Balongpanggang, Gresik kebanjiran luapan Sungai Kali Lamong.
Di Desa Wotansari, Balongpanggang ada 276 rumah kebanjiran hari ini.
Plt Kepala BPBD Gresik Suyono mengatakan ketinggian air di Desa Wotansari 10 sampai 30 sentimeter, jalan poros desa terendam banjir sepanjang 500 meter, kemudian jalan lingkungan 1.325 meter.
Area persawahan yang terendam banjir seluas 35 hektare.
"Sampai laporan ini dibuat kondisi air masih naik," kata Suyono, Selasa (6/2/2024).
Baca juga: Penting Jaminan Sosial, BPJS Ketenagakerjaan Gresik Serahkan Manfaat Program ke Ahli Waris Peserta
Intensitas hujan yang tinggi juga membuat sejumlah wilayah di Kecamatan Menganti, Gresik juga banjir. Salah satunya di Desa Gempolkurung, jalan poros desa dan lingkungan tergenang air setinggi 10 sampai 50 sentimeter.
"Sebanyak 51 rumah tergenang, ada satu keluarga berjumlah tiga orang harus mengungsi di kantor Desa Gempolkurung, sudah kami bantu evakuasi," paparnya.
Selain itu, hujan deras yang turun mengguyur pada Senin (5/2/2024) malam, mengakibatkan perkampungan, fasilitas umum hingga sekolah yang ada di Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo, Gresik, terendam banjir.
Camat Driyorejo M Amri mengatakan, terdapat genangan air setinggi antara 25 hingga 50 sentimeter di beberapa lokasi di Desa Sumput. Ini terjadi akibat luapan anak sungai atau Kali Avour, lantaran hujan deras yang turun mengguyur pada Senin malam.
"Ada di Perumahan Sumput Asri, sama beberapa titik yang ada di Dusun/Desa Sumput (yang kebanjiran)," ujar Amri.
Baca juga: Optimisme Prabowo-Gibran Menang Sekali Putaran, Dyah Roro: Gresik Bantu Jatim Unggul Bersama 02
Amri menjelaskan, akses jalan dan beberapa fasilitas yang berada di lokasi tersebut tergenang air yang sempat mengganggu aktivitas warga. Utamanya bagi warga Perumahan Sumput Asri, yang cukup terdampak.
"Kondisi Sumput Asri, mulai RT 20 sampai 51 (yang kebanjiran). Dari RW 06 sampai 10," ucap Amri.
Tidak hanya pemukiman warga, namun banjir juga menggenangi sekolah milik Yayasan Pendidikan Ma'arif (YPM) yang ada di lokasi tersebut yakni, SMP YPM 5 Driyorejo dan SMA YPM 4 Driyorejo. Bahkan, air sempat menggenangi ruang kelas dan guru, sehingga pihak sekolah memilih meliburkan pembelajaran
| PKB Gresik Buka Kantornya untuk Warga, Setiap Hari Jumat Masyarakat Bisa Curhat dan Wadul |
|
|---|
| Cara Pemkab Gresik Antisipasi Penyakit Mulut dan Kuku Jelang Idul Adha, Masifkan Vaksinasi |
|
|---|
| Polres Gresik Ciduk Truk yang Langgar Jam Operasional, Jadi Biang Kerok Kemacetan dan Kecelakaan |
|
|---|
| Tembus Peringkat Enam Besar Nasional, Pemkab Gresik Raih Predikat Kinerja Tinggi EPPD 2026 |
|
|---|
| Minyak Goreng Subsidi di Pasar Baru Gresik Langka, Buntut Panjang dari Telatnya Pengiriman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Kondisi-banjir-di-Wotansari-Balongpanggang-Gresik-Selasa-522024.jpg)