Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Surabaya

Sosok 4 Pelaku Jambret Kalung Emas Nenek Diringkus Polda Jatim, Beraksi di 5 Kabupaten

Sosok 4 Pelaku Jambret Kalung Emas Nenek Diringkus Polda Jatim, Beraksi di 5 Kabupaten

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Samsul Arifin
TribunJatim.com/Luhur Pambudi
Ketiga tersangka saat digelandang anggota Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, Senin, (26/2/2024). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sepak terjang empat orang bandit penjambret spesialis kalung emas nenek-nenek yang telah beraksi di lima kabupaten Jatim berhasil dibekuk oleh Tim Jatanras Polda Jatim

Mereka berinisial Tersangka AK (45) warga Wonoayu, Sidoarjo. Tersangka MA (41) warga Bubutan, Surabaya. Tersangka ES (32) warga Taman, Sidoarjo. 

Kemudian, Tersangka TN (27) warga Kesamben, Jombang. Ia telah ditangkap lebih dulu oleh anggota Satreskrim Polres Jombang, dan kini sedang menjalani hukuman pidana penjara di Lapas Jombang. 

Tercatat, komplotan tersebut pernah beraksi di enam lokasi yang tersebar di lima kabupaten Jatim.

Diantaranya, dua lokasi Sidoarjo, satu lokasi Gresik, satu lokasi Pasuruan, dan dua lokasi Jember. 

Baca juga: Terkuak Masa Lalu Pelempar Bom di Rumah Ketua KPPS Pamekasan, Polda Jatim: Residivis Kasus Narkoba

Menurut PS Kanit III Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKP Fauzi, eksekutor utama dalam komplotan tersebut adalah Tersangka AK. 

Sedangkan, ketiga tersangka lainnya bertindak sebagai joki motor sarana aksi yang kerap berganti-ganti pasangan saat beraksi. 

Kalung perhiasan yang berhasil diambil oleh para tersangka tak selalu berbentuk utuh. Terkadang, mereka bakal menjual ke seorang penadah untuk dijual seharga kisaran Rp 3-4 juta. 

"Mereka ini pakai joki gonta-ganti pasangan. Untuk eksekutor di semua lokasi, tersangka AK. Sasarannya, ibu-ibu lansia yang melakukan kegiatan di pagi hari," ujarnya saat ditemui TribunJatim.com, di Mapolda Jatim, Senin (26/2/2024). 

Kemudian, Direktur Ditreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Totok Suharyanto mengatakan, asaran aksi komplotan tersebut, kalangan perempuan berusia lanjut usia atau nenek-nenek yang sedang beraktivitas di jalanan sepi. Seperti sedang menyapu halaman teras rumah atau sedang berbelanja pada pagi hari. 

Modusnya, para tersangka bakal mendekati korbannya yang berada di jalanan sepi itu untuk berlagak menanyakan alamat. 

"Dia modus berpura-pura tanya alamat. Setelah korban ini lengah si pelaku langsung menarik paksa dan kabur," ujarnya dalam konferensi pers di Gedung Bidang Humas Mapolda Jatim. 

Setelah si korban lengah dan teperdaya dengan modus tersebut. Si eksekutor; Tersangka AK menarik kalung emas pada leher korban, sampai kalung perhiasan tersebut terlepas, entah bagaimana pun keadaan si korban. 

"Mereka pura-pura menanyakan alamat. Lalu menarik kalung atau liontin di leher korban. Sehingga mengalami luka. ada korban di depan kita ini, yang waktu itu, tersungkur jatuh sampai ke tanah," jelasnya. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved