Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Kota Malang

Stabilkan Harga Telur yang Mulai Melonjak, Pemkot Malang Berencana Lakukan Intervensi Pasar

Pemkot Malang akan intervensi pasar untuk menstabilkan harga telur, sebut kenaikan tak hanya dipengaruhi oleh meningkatnya harga pakan.

Penulis: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Benni Indo
M yasin, peternak telur ayam dari Kota Malang, yang merasakan dampak kenaikan harga pangan, Rabu (28/2/2024). 

Ia menjelaskan, pemicu kenaikan harga telur lantaran harga pakan melonjak.

Harga jagung yang semula Rp 6.700 per kg menjadi Rp 8.000 per kg.

Begitu juga harga pakan lainnya berupa konsentrat, bungkil kacang kedelai dan daging buatan mengalami kenaikan. Formula pakan itu ia beli dari Gresik.

"Kenaikan harga telur ini membuat pasar menjadi kaget apalagi menjelang Ramadan," katanya.

Faktor lainnya yang memicu harga telur naik karena musim hujan membuat ayam rentan terserang penyakit, dan mengakibatkan produksi telur menurun 5 persen.

Bahkan, imbas serangan penyakit beberapa waktu lalu, mendorong ayam terpaksa diafkir sehingga peternak memutuskan mengurangi populasi ayam.

Dampaknya baru dirasakan kini usai produksi telur tidak mencukupi permintaan pasar.

Pilihan untuk menaikkan harga menjadi realistis, karena kondisi yang serba sulit dihadapi peternak.

"Penyebab kenaikan harga karena banyak peternak afkir dini ayam untuk mengurangi kerugian. Mereka menjual ayam yang tidak produktif. Imbasnya sekarang, produksi telur menurun, sementara permintaan pasar meningkat," ucapnya.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved