Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Masjid Digembok saat Ramadhan, Warga Pilih Bayar Denda Rp10 Ribu Ketimbang Salat Berjemaah, 'Unik'

Masjid digembok saat Ramadhan, warga pilih bayar denda Rp10 ribu ketimbang salat berjemaah.

Penulis: Alga | Editor: Mujib Anwar
Shutterstock - Sripoku.com/Ehdi Amin
Masjid justru digembok saat Ramadhan, warga pilih bayar denda 

Bagi Turmudi, genangan air di sepanjang jalan memang cukup mengganggu. 

Namun soal panggilan hati ke masjid ia tak bisa mengabaikannya.

"(Banjir) jelas menganggu. Namun karena hati saya (saya tetap ke Masjid Agung)."

"Saya ke sini sejak dulu, sebelum ada Corona," kata Turmudi saat ditemui di depan Masjid Agung Demak, Kamis (21/3/2024), dikutip dari Kompas.com.

Banjir tidak hanya terjadi di ruas jalan.

Rumah Turmudi yang berada di Kelurahan Betokan, Kecamatan Demak, juga tergenang air setinggi 50 sentimeter.

"Iya, rumah kebanjiran, (tingginya) 50 sentimeter-an," katanya.

Di usia senja, Turmudi tidak keberatan mengayuh sepeda sepanjang dua km saat jalan tergenang banjir.

Semua itu ia lakukan untuk tetap bisa menjalankan ibadah di masjid peninggalan Walisongo.

"Betokan, ini sekitar dua kilometer," ujarnya.

Meluapnya Sungai Jajar menyebabkan wilayah Kelurahan Betokan tergenang banjir.

Untuk itu, Turmudi memilih pulang sehabis asar.

Saat tiba waktu magrib, dia akan datang lagi dan pulang setelah mengikuti pengajian kitab setelah salat tarawih.

"Asar saya pulang, nanti habis isya ada ngaji. (Kegiatan) sejak puasa pertama, Selasa-Rabu," tukasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved