Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Surabaya

ITS Buka Prodi S1 Bisnis Digital, Buka Seleksi Mahasiswa Baru Jalur Mandiri, Kuota 50 Kursi

ITS Buka Prodi S1 Bisnis Digital, Buka Seleksi Mahasiswa Baru Jalur Mandiri, Kuota 50 Kursi

Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Samsul Arifin
TribunJatim.com/Sulvi Sofiana
Peresmian Prodi S1 Bisnis Digital ITS secara simbolis oleh (dari kiri) Direktur Ekonomi Digital Kementerian Kominfo RI, Kepala Departemen Manajemen Bisnis ITS, Rektor ITS, serta Dekan Fakultas Desain Kreatif dan Bisnis Digital ITS 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) meluncurkan Program Studi (Prodi) S1 Bisnis Digital di Auditorium Tower 2 ITS, Kamis (16/5/2023).

Rektor ITS, Ir Bambang Pramujati ST MSc Eng PhD mengungkapkan Prodi S1 Bisnis Digital akan menerima mahasiswa baru pertama lewat jalur Seleksi Mandiri untuk tahun ajaran 2024/2025 ini. 

Dengan kuota mahasiswa sebanyak 50 kursi, Prodi S1 Bisnis Digital siap mengeskalasikan kesempatan melalui kerja sama dengan berbagai mitra perguruan tinggi mancanegara untuk program double degree. 

Bambang menjelaskan, prodi pengembangan dari Departemen Manajemen Bisnis ITS ini juga bertujuan untuk mendorong para mahasiswa menjadi adaptif dan progresif pada perkembangan bisnis. 

“Harapannya, mereka akan mendapatkan pendidikan yang selaras dengan kebutuhan teknologi dunia,” tambahnya. 

Baca juga: Sosok Guru Besar ITS Ciptakan Bahan Anti Radar dari Bahan Pasir Besi Lumajang dan Arang Bambu

Kepala Prodi S1 Bisnis Digital ITS, Dr Lissa Rosdiana Noer ST MMT pun menjelaskan, prodi ini berdiri sebagai solusi untuk mengembangkan kemampuan mengelola dan merancang proses transformasi ekonomi digital di bidang industri. 

“Gagasan ini diwujudkan melalui empat pilar keilmuan Prodi Bisnis Digital,” terangnya.

Keempat pilar tersebut antara lain adalah functional management, digital system and technology, business essential, serta digital business entrepreneurship and development. 

“Keempatnya memberikan pemahaman fundamental mengenai manajemen, analisis dan bisnis, sistem dan teknologi digital, serta pengaplikasian dalam ranah digital,” papar Lissa.

Berbeda dengan Departemen Manajemen Bisnis, Prodi Bisnis Digital menyajikan kurikulum yang lebih sesuai dengan kebutuhan mahasiswa dan industri digital. Nantinya, para mahasiswa akan diajak bereksplorasi dengan berbagai mata kuliah tentang teknologi digital. 

“Seperti pengantar sistem digital, desain UI/UX, AI dan IoT, sistem basis data, dan yang lainnya,” tutur alumnus doktoral Manajemen Universitas Airlangga ini.

Lissa menambahkan, prodi baru ini juga menjamin bibit muda berkualitas lewat berbagai kemampuan yang ditawarkan. 

Para lulusan Prodi Bisnis Digital diharapkan mampu merancang strategi pemasaran digital, analisis data dan pengambilan keputusan, pengembangan produk, hingga kewirausahaan. 

Sehingga, nantinya para lulusan Prodi Bisnis Digital tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga memahami dinamika perkembangan bisnis yang tengah terjadi.

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved